Beban Inflasi

Only available on StudyMode
  • Pages : 2 (251 words )
  • Download(s) : 808
  • Published : September 4, 2010
Open Document
Text Preview
Beban Inflasi
Menurunnya Daya beli? Pendapat yang keliru akan inflasi
*Mengapa inflasi itu buruk?
* Inflasi menyebabkan berkurangnya daya beli uang
* Menyebabkan seolah-olah standar hidup menurun
Sebetulnya, saat harga barang dan jasa naik maka pembeli membayar lebih untuk apa yang dia beli sedangkan para penjual menerima pendapatan yang lebih dari para pembeli , hal ini membuktikan bahwa pendapatan dan harga naik secara seimbang sehingga inflasi sebetulnya tidak menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat.

Shoeleather cost
*Shoeleather cost adalah sumber daya yang terbuang saat inflasi mendorong orang-orang untuk mengurangi jumlah uang yang mereka pegang. Inflasi serupa dengan pajak yg dikenakan kepada pemegang uang, seperti pajak lainnya, pajak yg disebabkan oleh inflasi menyebabkan kerugian karena orang-orang membuang-buang sumber daya untuk menghindarinya. Biaya yang dikeluarkan untuk mengurangi jumlah uang yang dipegang disebut shoeleather cost. Shoeleather cost memang terlihat sepele, tetapi beban ini semakin besar di negara-negara yang mengalami Hyperinflation. Menu Cost

Sebagian besar perusahaan tidak mengubah harga dari produk-produknya setiap hari, harga produk bias diumumkan setiap seminggu, sebulan, bahkan setahun. Perusahaan tidak sering mengubah harga karena ada biaya yang terjadi sewaktu dilakukannya perubahan harga. Biaya yang timbul karena penyesuaian/pengubahan harga disebut dengan Menu Cost.

Menu Cost dapat berupa:
- biaya menetapkan harga
-biaya mencetak daftar harga baru
- biaya mengirim daftar harga kepada distributor dan konsumen -biaya promosi harga baru
-biaya menangani respon konsumen akan perubahan yang terjadi.

Inflasi menyebabkan meningkatnya Menu Cost, saat Hyperinflation terjadi maka perusahhan harus mengganti harga produknya untuk menyesuaikan harga barang lain yg ada di dalam perekonomian
tracking img