Aids Dan Jarum

Only available on StudyMode
  • Pages : 7 (2014 words )
  • Download(s) : 1329
  • Published : July 11, 2010
Open Document
Text Preview
AIDS dan Jarum

Becton Dickinson, salah satu perusahaan persediaan medis terbesar, menguasai pasar produk syringe (semprotan) dan jarum. Pada tahun 2002, seorang perawat, Maryan (nama samaran), menggunakan jarum dan syringe 5 cc Becton Dickinson untuk mengambil darah seorang pasien yang diketahui menderita AIDS. Perawat tersebut bekerja di sebuah klinik yang menangani pasien AIDS, dan dia mengambil darah pasien beberapa kali setiap hari. Suatu hari, setelah mengambil darah, dia memasukkan darah yang mengandung AIDS ke dalam tabung uji steril yang disebut Vacuntainer tube dengan memasukkan jarum suntik ke penutup karet dari tabung tersebut, yang dipegang menggunakan salah satu tangan. Secara tidak sengaja jarinya tertusuk jarum tersebut. Sekarang dia positif mengidap HIV. Pada tahun 1996, Becton Dickinson memperoleh hak paten eksklusif untuk syringe baru, yang ditemukan oleh Charles B. Mitchell, yang menggunakan lapisan pelindung disekelilingnya. Tabung plastiknya dapat diturunkan ke bawah untuk menutupi jarum. Syringe 5 cc Becton Dickinson yang digunakan Maryann Rockwood, tahun 2002, tidak memiliki perlindungan seperti itu. Wabah AIDS telah menghadirkan dilema yang cukup berat bagi para pegawai kesehatan, termasuk dokter dan perawat. Dokter-dokter yang melakukan bedah pada pasien AIDS, jari tangannya dengan mudah bisa terluka oleh pisau bedah, jarum, alat-alat tajam lainnya, bahkan pecahan tulang, dan terinfeksi virus AIDS. Risiko yang lebih besar dihadapi oleh para perawat yang setelah memindahkan peralatan untuk sistem pembuluh darah, mengambil darah, atau memberikan suntikan pada pasien AIDS, dapat dengan mudah tertusuk jarum yang mereka pakai. “Jarang ada hari yang terlewatkan di rumah sakit besar di mana insiden tertusuk jarum tidak terjadi.” Kenyataanya, insiden tertusuk jarum semacam ini mewakili sekitar 80 persen dari laporan insiden yang berkaitan dengan virus HIV di kalangan pekerja kesehatan. Pada tahun 2001 diperkirakan sekitar 64 pekerja kesehatan terinfeksi virus AIDS setiap tahun akibat tertusuk jarum. Meskipun kekhawatiran akan AIDS memperbesar perhatian kepada insiden tersebut, namun AIDS bukan satu-satunya risiko yang dihadapi dalam insiden tertusuk jarum. Hepatitis B juga dapat ditularkan melalui cara yang sama. Pada tahun 2000, Center for Diseases Control (CDC), berdasarkan hasil laporan rumah sakit, memperkirakan bahwa setiap tahun setidaknya 12.000 pekerja kesehatan menghadapi risiko tertular virus Hepatitis B, dan 250 di antaranya meninggal. Akan tetapi, karena mungkin ada insiden yang tidak dilaporkan, jumlah yang sesungguhnya bisa jadi lebih tinggi. Selain Hepatitis B, insiden tertusuk jarum juga memberikan risiko tertular virus, bakteri, jamur dan infeksi parasit lainnya, serta obat-obatan berbahaya dan juga sumber-sumber penyakit lain yang tertular melalui jarum suntik. Jumlah total insiden tertusuk jarum pada tahun 2002 cukup tinggi, meskipun tingkat penularannya masih belum jelas. Diperkirakan setiap tahun, di Amerika saja, antara 800.000 sampai satu juta insiden terjadi di rumah sakit. Dari jumlah itu, 60.000 sampai 300.000 mengakibatkan penularan virus Hepatitis B. Dalam salah satu perkiraan, risiko tertular HIV (virus yang menyebabkan AIDS) melalui jarum suntik mencapai 1:1000, dan risiko tertular Hepatitis B, yang berakibat serius dan bahkan membahayakan jiwa, mencapai 1:6 perkiraan ini mengimplikasikan bahwa sebanyak 600 sampai 1000 pekerja kesehatan menghadapi resiko tertular HIV dan 100.000 dari mereka menghadapi risiko tertular Hepatitis B. Perkiraan lain menunjukkan bahwa sebanyak 6000 jarum suntik mengakibatkan penularan HIV pada tahun 2002. biaya dari semua kerugian tersebut diperkirakan mencapai US$ 400 juta sampai US$ 1 miliar per-tahun. Sejumlah lembaga turun tangan untuk membuat serangkaian pedoman bagi para perawat termasuk American Nursing Association, CDC, Environtmental Protection Agency (EPA), dan Food and Drug Administration (FDA), dan semuanya...
tracking img