# The Dilemma at Day-Pro

Pages: 7 (2100 words) Published: January 10, 2009
1.Calculate the Payback Period of each project. Explain what argument Tim should make to show that the Payback Period is not appropriate in this case. Answer :
YearSynthetic ResinEpoxy Resin
Cash FlowsCumulative Cash FlowsCash FlowsCumulative Cash Flows 0-\$1,000,000-\$1,000,000-\$800,000-\$800,000
1\$350,000-\$650,000\$600,000-\$200,000
2\$400,000-\$250,000\$400,000\$200,000
3\$500,000\$250,000\$300,000\$500,000
4\$650,000\$900,000\$200,000\$700,000
5\$700,000\$1,600,000\$200,000\$900,000
Payback period for synthetic resin =
Payback period for epoxy resin =
Payback period tidak sesuai digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk investasi skala besar seperti investasi membangun manufaktur thermosetting resin karena payback period tidak memperhitungkan time value of money dan tidak memperhitungkan cash flow yang diterima setelah payback period. Payback period hanya cocok digunakan untuk perusahaan kecil atau perusahaan yang ingin berinvestasi dalam skala kecil dengan prioritas perolehan likuiditas secepat mungkin.

2.Calculate the Discounted Payback Period (DPP) using 10% as the discount rate. Should Tim ask the Board to use DPP as the deciding factor? Explain. Answer :
YearSynthetic ResinEpoxy Resin
Undiscounted Cash FlowsPVIFDiscounted Cash FlowsCumulative Discounted Cash FlowsUndiscounted Cash FlowsPVIFDiscounted Cash FlowsCumulative Discounted Cash Flows 0-\$1,000,0001.000(\$1,000,000)(\$1,000,000)-\$800,0001.000(\$800,000)(\$800,000) 1\$350,0000.909\$318,182 (\$681,818)\$600,0000.909\$545,455 (\$254,545) 2\$400,0000.826\$330,579 (\$351,240)\$400,0000.826\$330,579 \$76,033 3\$500,0000.751\$375,657 \$24,418 \$300,0000.751\$225,394 \$301,427 4\$650,0000.683\$443,959 \$468,376 \$200,0000.683\$136,603 \$438,030 5\$700,0000.621\$434,645 \$903,021 \$200,0000.621\$124,184 \$562,214 DPP for synthetic resin =

DPP for epoxy resin =
Sama seperti halnya dengan model payback period, DPP tidak sesuai digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk investasi skala besar seperti investasi membangun manufaktur thermosetting resin karena walaupun DPP telah memperhitungkan time value of money namun tidak memperhitungkan cash flow yang diterima setelah payback period. Perbedannya dengan payback period, cash flow yang diterima DPP lebih kecil karena memperhitungkan discount rate, dengan begitu masa payback juga pasti tidak mungkin lebih kecil dari model payback period. DPP juga hanya cocok digunakan untuk perusahaan kecil atau perusahaan yang ingin berinvestasi dalam skala kecil dengan prioritas perolehan likuiditas secepat mungkin.

3.If management prefers to have a 40% accounting rate of return, which project would be accepted? What is wrong with this decision? Answer :
YearSynthetic ResinEpoxy Resin
Net IncomeNet Income
0-\$1,000,000-\$800,000
1\$150,000\$440,000
2\$200,000\$240,000
3\$300,000\$140,000
4\$450,000\$40,000
5\$500,000\$40,000
ARR for synthetic resin =

ARR for epoxy resin =

Kedua project tersebut akan diterima karena keduanya memiliki ARR diatas 40%, namun ARR dari synthetic resin lebih besar dibandingkan ARR dari epoxy resin sehingga project synthetic resin-lah yang dipilih. Kesalahan pada model ARR adalah tidak tepatnya penggunaan net income dan book value dari nilai investasi sebagai acuan rate of return. Sebagaimana kita ketahui bahwa net income tidak bisa menunjukkan nilai sebenarnya dari cash flow perusahaan tersebut karena berasal dari nilai buku akuntansi yang dipengaruhi oleh judgment dari akuntannya, serta tidak memperhitungkan time value of money.

4.Calculate the two project’s IRR. How should Tim Convince the Board that the IRR measure could be misleading? Answer :
IRR of synthetic resin = 36.63061%
IRR of epoxy resin = 42.9087%
Internal Rate of Return (IRR) mengukur rate dengan asumsi nilai NPV dari project tersebut sama dengan 0. Yang dapat menyesatkan dari IRR adalah jika diumpamakan discount rate sebesar 10% maka...