Swot Analysis of Biskuat

Only available on StudyMode
  • Pages: 5 (1024 words)
  • Download(s): 356
  • Published: April 14, 2013
Read full document
Text Preview
SWOT Analysis & Action Plan
for Biskuat Product

By : Deviani(1241116)

PROGRAM STUDY MANAGEMENT . FAKULTY ECONOMY
University of International Batam
2013
SWOT Analysis & Action Plan
for Biskuat Product
Company Overview
PT Kraft Foods Indonesia – Kraft Foods Indonesia is one of the Indonesian majors food manufacturing companies. The company was established in 1980 and operated as a part of Kraft Foods Inc, one of the world largest global food company with annual revenues of more than $49 billion. Kraft Foods Inc headquarters in Northfield IIIionis. USA and operated for more than 100 years in more than 150 countries and supported by 127.000 diverse employees around the world. PT Kraft Food Indonesia based in Jakarta and supported by modern factory in Cikarang. Bandung and Karawang for serving local and Asia Pacific market. In Indonesia, PT Kraft Foods Indonesia produced some popular brands marketed such as Biskuat, Oreo, TUC, and Cadbury. In 2007, Kraft Foods acquired Danone’s biscuits division and became the largest biscuit manufacturer in the world. Company’s Vision, Mission and Goals

Kraft Food Company’s vision is to make today delicious whereas their mission is to maintain good reputation as one of the world’s most loved and trusted food brand globally(Kraft Food 2011). The objectives that guide the firms through their growth years are Customer would be always provided with delicious food everywhere. We will continuously looking for fresh and unique ideas in order to enhance our workplace, our partnerships, our communities and our world .

SWOT ANALYSIS
Strengths :
1. Biskuit Bergizi tinggi.
Kebanyakan makanan ringan dianggap tidak sehat/ tidak bergizi oleh para orang tua. Akan tetapi, Biskuat merupakan biscuit yang berkualitas dengan mengandung 9 vitamin (vitamin A, B1, B2, B3, B6, B9, B12, D dan E) dan 6 mineral (Calcium, Selenium, Iron, Iodine, Zinc dan Magnesium) yang memberikan banyak nutrisi ketika mengkonsumsinya. Biskuat juga asli terbuat dari gandum dan susu, yang juga merupakan bahan makanan yang sehat.

2. Harganya Murah.
Biskuat merupakan biscuit yang mempunyai gizi tinggi, akan tetapi harganya tidak mahal, melainkan murah (hanya sebesar Rp 500,-) .

3. Bervariasi.
Biskuat mempunyai puluhan varietas, tidak hanya biscuit saja, tetapi juga ada kue bolu, biscuit krim, biscuit sandwich, dll. Dengan adanya berbagai varietas, segmen pasar yang ditargetkan akan lebih banyak.

Berikut ini adalah beberapa contoh varietasnya :

4. Memenangkan Penghargaan.
Produk Biskuat pernah memenangkan berbagai penghargaan. Misalnya yang paling baru adalah : TOP Brand Award 2012. Dengan hal ini, konsumen dapat lebih percaya terhadap produk Biskuat dan juga dapat mempositioning image Biskuat yang bagus di pikiran konsumen.

5. Intensive Distribution.
Biskuat mendistribusi produknya dengan intensive. Hampir di seluruh minimarket, supermarket ataupun warung dapat ditemukan produk Biskuat. Hal ini mempermudah konsumen untuk mencari dan menemukan Biskuat tanpa halangan.
6. Public Relation.
Biskuat menyelenggarakan berbagai event, seperti Biskuat Tiger Cup 2011, Biskuat Laskar Fabregas, Biskuat Akademi Juara, juga berbagai seminar yang bersifat edukasi untuk membina dan tanggap akan social. Hal ini dapat membina hubungan long-term dengan konsumen juga dapat menciptakan image perusahaan yang baik. Weakness

1. Kuantitas Berkurang.
Seiring kenaikan harga pada bahan baku Biskuat, PT Kraftfood Indonesia tidak menaikkan harga Biskuat. Akan tetapi dikuranginya kuantitas biscuit pada tiap bungkusan. Sehingga weight nett nya menjadi berkurang, Hal ini sering menyebabkan sebagian konsumen merasa kecewa dengan kuantitas yang menjadi semakin sedikit.

2. Pada awalnya produk Biskuat adalah milik Danone, tetapi setelah itu beralih menjadi milik Kraft. Akan tetapi, masih banyak konsumen yang tidak mengetahuinya dan terus menganggap itu...
tracking img