Studi Empiris Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Jakarta

Only available on StudyMode
  • Pages : 34 (7576 words )
  • Download(s) : 231
  • Published : December 5, 2012
Open Document
Text Preview
STUDI EMPIRIS KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN
PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA

Oleh
Rachmat Saleh

ABSTRACT
The study aims to investigate firms’ compliance in reporting the annual financial report to the BAPEPAM. Respondents were selected from the manufacture firms listed in Jakarta Stock Exchange. Hundred and ten firms sampled out of 155 firms (population) were withdrawn from annualy data of 2000-2002. The estimation technique of PROBIT model was invoked to analyze the data by using SHAZAM as econometrics’ package (White, 1997). Two scenarios of Probit model were run to find out the best fit model. The results indicated that extraordinary and/or contingent items (EXTRA) variable was significant at α = 5 % to influence the firms’ compliance (Timeliness) in submetting their annual financial report. While gearing (GEAR), profitability (PROFIT), size of firm (SIZE), age of firm (AGE) and ownership (OWN) have not statistically able to determine the dependent variable of compliance (Timeliness). This study suggests that the firm’s compliance to submit the annual financial report on time should be measured more precisely to allow for indepthed resulst. Moreover, the aspects of auditor, the complexity of firm, types of audit committee and the quality of firm internal control have accounted for the future research.

Keywords : compliance, submission, report, financial, gearing, profitability, size, firm, age, contingency, ownership.

1. Pendahuluan
Pelaporan keuangan merupakan wahana bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan berbagai informasi dan pengukuran secara ekonomi mengenai sumber daya yang dimiliki serta kinerja kepada berbagai pihak yang mempunyai kepentingan atas informasi tersebut. Informasi akan mempunyai manfaat jika disampaikan tepat waktu kepada para pemakainya guna pengambilan keputusan. Nilai dari ketepatan waktu pelaporan keuangan merupakan deteminan penting bagi tingkat kemanfaatan laporan tersebut (Givoly dan Palmon 1982). Sebaliknya, manfaat laporan keuangan akan berkurang jika laporan tersebut tidak tersedia tepat pada waktunya (IAI 2002). Informasi laporan keuangan yang disampaikan secara tepat waktu akan mengurangi asimetri informasi (Kim dan Verrechia 1994), yang erat kaitannya dengan teori agency. Ketepatan waktu pelaporan keuangan akan memberikan andil bagi kinerja yang efisien di pasar saham yaitu sebagai fungsi evaluasi dan pricing, membantu mengurangi tingkat insider trading dan kebocoran serta rumor di pasar saham (Owusu dan Ansah 2000). Tuntutan akan kepatuhan terhadap ketepatan waktu dalam penyampaian pelaporan keuangan perusahaan publik di Indonesia telah diatur UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Keputusan Ketua BAPEPAM No.80/PM/1996 tentang kewajiban penyampaian laporan keuangan berkala. Peraturan tersebut sesuai dengan teori kepatuhan (compliance theory) yang dikemukakan Tyler (Susiloawti 1998, 2003, 2004) bahwa terdapat dua perspektif dasar mengenai kepatuhan hukum yaitu instrumental dan normatif. Berkenaan dengan hal tersebut ada beberapa penelitian yang merupakan sebagai suatu kajian literatur mengenai ketepatan waktu pelaporan dan hasilnya dikategorikan menjadi dua tipe. Tipe pertama, yang berkaitan dengan dampak ketepatan waktu pelaporan pada keragaman laba saham (Chambers dan Penman, 1984; Bandi, 2000). Tipe kedua, yang berkaitan dengan pola ketelambatan laporan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pelaporan tepat waktu (Dyer dan McHugh, 1975; Courtis, 1976; Gilling, 1977; Garsombke, 1981; Givoly dan Palmon, 1982; Davies dan Whittred, 1980; Frost dan Pownall, 1994; dan Owusu dan Ansah 2000; serta Na’im,1999; Respati, 2001; Bandi dan Harnanto, 2002). Berdasarkan uraian diatas dan catatan di BEJ yang disampaikan dalam pengumuman No.Peng-157/BEJ-PSR/LK/04-2003 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Tahun 2002 yaitu hingga batas waktu yang telah ditentukan, terdapat 86 perusahaan...
tracking img