Sistem Operasi

Only available on StudyMode
  • Pages : 12 (3366 words )
  • Download(s) : 485
  • Published : August 6, 2010
Open Document
Text Preview
Sejarah Sistem Operasi

Menurut Tanenbaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan pesat yang dapat dibagi ke empat generasi.

1. Generasi Pertama (1940-1955)

Merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.

* Komponen utama tabung hampa udara
* Sistem komputer belum menggunakan sistem operasi
* Sistem operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+,-, dan *) * Komponen utama transistor
* Sistem operasi berfungsi terutama sebagai pengatur pergantian antar job agar waktu instalasi job berikutnya lebih efisien. Dalam masa ini muncul konsep batch system (semua job sejenis dikumpulkan jadi satu) * Input pemakai punch card.

2. Generasi Kedua (1955-1965)

Memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

* Komponen utama IC
* Berkembang konsep-konsep:
- Multiprogramming, satu prosesor mengerjakan banyak program yang ada di memori utama - Multiprosesing, satu job dikerjakan oleh banyak prosesor berguna untuk meningkatkan utilitas; - Spooling Simultaneous Peripheral Operation On Line, bertindak sebagai buffer (penyangga) saja, dan mampu menerima pesanan meskipun belum akan dikerjakan; - Device Indipendence, masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda (misal: tiap-tiap printer memiliki driver); - Time Sharing atau Multitasking, sistem bagi waktu yang diberikan oleh CPU terhadap berbagai job yang sedang dijalankan. - Real-time system, berguna sebagai kontrol bagi mesin-mesin.

3. Generasi Ketiga (1965-1980)

Perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus).

* Komponen utama VLSI (Very Large Scale Integrated Circuit) * Ditandai dengan berkembangnya konsep general purpose system, sehingga sistem operasi menjadi sangat kompleks, mahal dan sulit untuk dipelajari;

4. Generasi Keempat (pasca 1980-an hingga sekarang)

Sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

* PC makin popular
* Ditandai dengan berkembangnya sistem operasi untuk jaringan komputer dengan tujuan: data sharing, hardware sharing, dan program sharing * User interface semakin user friendly tanpa harus mengorbankan unjuk kerja. Sejarah MINIX

Banyak profesor-propesor universitas menyesali UNIX tidak bisa lagi digunakan dalam pembelajaran sistem operasi, akan tetapi ia tetap digunakan dikarenakan tidak ada pilihan pembelajaran sistem operasi. Salah satu propesor, Andrew Tanenbaum, di Vrije Universiteit di Amsterdam, Netherlands, mencari dan membeli sebuah IBM PC, dan seperti halnya Ken Thompson pada satu dekade sebelumnya, membuat sistem operasi baru berdasarkan penelitian. Sama...
tracking img