Proposal Bisnis Ikan Gurame

Only available on StudyMode
  • Pages : 6 (1619 words )
  • Download(s) : 2230
  • Published : October 12, 2010
Open Document
Text Preview
TOPIK PENULISAN
Perencanaan Bisnis Budidaya Pembesaran Ikan Gurami.
LATAR BELAKANG
Peningkatan jumlah penduduk terus terjadi seiring berjalannya waktu. Tidak terkecuali di Propinsi Jawa Barat yang meningkat dari 39.960.000 jiwa pada tahun 2005, 40.738.000 jiwa pada tahun 2006 dan menjadi 41.484.000 jiwa pada tahun 2007. Peningkatan jumlah penduduk ini akan berpengaruh kepada peningkatan pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Ikan merupakan salah satu sumber pemasok protein hewani terbesar, perkiraan tersebut didasarkan pada produksi ikan yang cepat dibandingkan produksi sumber pemasok protein hewani lainnya. Selain itu kebutuhan masyarakat terhadap ikan konsumsi juga diperkirakan akan meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya manfaat dari makan ikan. (Nugroho, E & Kristanto, H.A., 2008). Tngkat konsumsi ikan secara nasional dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan. Hal ini dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Gambar 1.1 Grafik tingkat konsumsi/kapita/tahun
Sumber : Pengolahan data internet.

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa tingkat konsumsi ikan nasional dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, hal ini menunjukan potensi permintaan pasar terhadap ikan konsumsi. Bahkan bila di bandingkan dengan Negara-negara tetangganya , Indonesia masih berada di posisi paling rendah seperti digambarkan pada tabel berikut dibawah ini : Tabel 1.1 Jumlah konsumsi ikan/kapita/tahun pada tahun 2008 di Asia Negara| Tingkat Konsumsi/kapita/Tahun (Kg)|

Hong Kong| 80|
Singapura| 70|
Taiwan| 65|
Korea Selatan| 60|
Filipina| 40|
Malaysia| 30|
Indonesia| 28|
Sumber : Pengolahan data internet.
Tabel di atas menunjukkan bahwa peluang peningkatan konsumsi ikan di Indonesia masih sangat besar dan menunjukkan potensi permintaan pasar yang sangat besar di masa yang akan datang. Nilai tingkat konsumsi ikan di Indonesia pada tahun 2008 ini sendiri masih berada dibawah standar minimal tingkat konsumsi ikan Organisasi Pangan Dunia yaitu sebesar 30 kg/kapita/tahun. Propinsi Jawa Barat sebagai salah satu daerah penghasil ikan konsumsi utama di Indonesia ternyata nilai konsumsi ikan per kapita per tahunnya hanya sebesar 16,25 Kg, nilai ini masih jauh lebih rendah bila dibandingkan tingkat konsumsi nasional. Bila kita lihat dalam hal ini masih ada peluang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di Jawa Barat. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan peluang tersebut adalah dengan budidaya ikan konsumsi (air tawar). Ikan-ikan yang dibudidayakan merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis yang penting dan dikenal serta dikonsumsi secara luas oleh masyarakat. Produk perikanan air tawar yang dijual dalam bentuk segar mempunyai daya saing lebih baik dibandingkan sumber protein dari sumber protein hewan lainnya. Hal ini tak lepas dari banyaknya kendala yang ada pada produk protein hewani lainnya, misalnya flu burung pada ayam, penyakit kuku dan mulut sapi, maupun antraks pada kambing. Peluang yang terbuka lebar ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Gambar 1.2 Grafik tingkat produksi budidaya kolam Jawa Barat
Dari grafik diatas menunjukan bahwa tingkar produksi ikan terus meningkat walaupun pada tahun 2002 mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh koi herpes Virus namun masalah ini dapat diperbaiki sehingga produksi ikan meningkat ditahun berikutnya. Namun pada tahun 2004 tingkat produksi kolam mengalami penurunan akibat banyaknya produk ikan ditolak yang akan diekspor. Namun masalah ini dapat juga disesaikan sehingga tingkat produksi kolam meningkat sampai tahun 2006. Namun pada tahun 2007 ada sedikit penurunan. Salah satu lokasi budidaya air tawar yang potensial terletak di Sawangan, Depok. Sawangan merupakan salah satu daerah sentra perikanan di Jawa Barat. Lokasi budidaya ini berada pada perbatasan Jakarta dan Jawa Barat sehingga produk hasil perikanannya dapat dipasarkan ke Jakarta dan Jawa Barat. Iklim di daerah Sawangan juga...
tracking img