Perilaku Konsumen

Only available on StudyMode
  • Pages : 13 (2937 words )
  • Download(s) : 1426
  • Published : February 1, 2011
Open Document
Text Preview
PERILAKU KONSUMEN
Agar dapat sukses dalam persaingan, maka perusahaan harus berusaha menciptakan Dan mempertahankan pelanggan dengan cara menghasilkan dan menyampaikan produk Yang diinginkan konsumen dengan harga yang layak (rensonable). Oleh karena itu, setiap marketer harus berupaya memahami perilaku pelanggan. Kelangsungan hidup perusahaan sangat ditentukan oleh pelanggan, baik pelanggan akhir maupun pelanggan industri.

Perilaku konsumen Adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.Dua wujud konsumen 1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri. 2. Organizational Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

Konsep Perilaku Pelanggan
• Menjelaskan perilaku pelanggan dengan menghubungkan pengetahuan terhadap alternatif pilihan perilaku dengan pengetahuan tentang diri sendiri. • Menciptakan arah konstruksi perilaku pelanggan.

• Memahami perilaku beli merupakan komponen utama dari inteligen pemasaran dan kemampuan untuk meresponnya. • Menjelaskan nilai yang dipersepsikan pelanggan.
• Menjelaskan keputusan pembelian pelanggan, setelah mereka mengemukakan persepsinya tentang nilai. • Aplikasi perilaku pembelian dan pengambilan keputusan manajerial.

Konsep perilaku pelanggan dalam kegiatan pemasaran ataupun dalam riset pemasaran banyak digunakan, khususnya ketika marketer ingin mengetahui : • Seberapa besar harapan pelanggan terhadap kualitas atau manfaat suatu produk, atau seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh pelanggan : digunakan untuk rancangan kualitas; • Pengaruh karakteristik pelanggan terhadap respon beli konsumen : digunakan untuk menyusun strategi segmentasi; • Sikap konsumen terhadap atribut produk : digunakan menyusun strategi posisioning dan pengembangan produk; • Kebutuhan dan motivasi konsumen terhadap atribut produk : digunakan menyusun pengembangan produk; • Kepuasan konsumen terhadap pelayanan distributor dapat digunakan untuk pengembangan distribusi; • Tanggapan terhadap iklan dapat digunakan untuk pengembangan strategi periklanan; • Persepsi pelanggan terhadap customer delivered value : digunakan untuk strategi mempertahankan pelanggan; • Persepsi pelanggan terhadap nilai : dapat digunakan untuk memperbaiki posisi pasar, harga dan pengembalian atas investasi.

Kepuasan pelanggan adalah persepsi individu dari performa produk atau jasa dalam hubungannya dengan harapan-harapan. Mempertahankan konsumen adalah bagaimana mempertahankan supaya konsumen tetap loyal dengan satu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain, hamper dalam semua situasi bisnis, lebih mahal untuk mencari pelanggan baru dibandingkan mempertahankan yang sudah ada.

Etika pasar dan tanggung jawab social
Konsep pemasaran social mewajibkan semua pemasar wapada terhadap prinsip tanggung jawab social dalam memasarkan barang atau jasa mereka, oleh sebab itu pemasar harus mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan dari targt pasar mereka. Praktek etika dan tangung jawab social dalah bisnis yang bagus, tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi menghasilkan kesan yang baik.

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU BELI KONSUMEN
CULTURAL -BUDAYA
Konsep : Sekumpulan nilai, persepsi, preferensi, dan perilaku tertentu yang diperoleh dari lingkungan keluarga, agama, kebangsaan, ras, dan geografis. Implikasi : Marketer dapat membentuk banyak segmen pasar penting dan merancang produk serta bauran pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan segmen.

Sosial Class – KELAS SOSIAL
Konsep : Masyarakat memiliki stratifikasi atau kelas sosial...
tracking img