Pemberantasan Dbd

Only available on StudyMode
  • Pages : 9 (2474 words )
  • Download(s) : 491
  • Published : March 23, 2011
Open Document
Text Preview
PEMBERANTASAN VEKTOR PENYAKIT DEMAM BERDARAH Aria Gusti, SKM, M.Kes (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FK. Universitas Andalas) Pendahuluan Serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pertama kali tercatat terjadi di Australia tahun 1897. Kejadian Luar Biasa (KLB) / wabah DBD yang pertama kali terkonfirmasikan terjadi di Filipina tahun 1953. Selama dua puluh tahun silam terjadi peningkatan kasus dan wilayah penyebaran yang luar biasa dan saat ini KLB DBD muncul setiap tahunnya di beberapa negara di Asia Tenggara. Di Indonesia penyakit DBD telah dikenal sebagai penyakit yang endemis terutama bagi anak-anak. DBD timbul sebagai wabah untuk pertama kalinya di Surabaya pada tahun 1968. Sampai saat ini DBD dilaporkan dari 26 propinsi dan telah meyebar dari daerah perkotaan ke daerah pedesaaan dan selama tahun 1974 sampai 1982 dilaporkan sebanyak 3500-7800 kasus dengan "Case Fatality Rate" 3,9 %. Penyebab penyakit ini ialah virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti sebagai vektor utama, disamping nyamuk Aedes Albopictus. Virus Dengue termasuk genus flavivirus famili flaviviridae. Terdapat empat serotipe virus DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4. Semua tipe virus tersebut dapat menyebabkan KLB DBD yang mengakibatkan penyakit dan gejala yang berat dan fatal. Infeksi dari satu serotipe memberikan kekebalan seumur hidup terhadap serotipe yang bersangkutan tapi tidak terhadap serotipe yang lain. Virus dengue ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes. Aedes Aegypti merupakan vektor epidemi paling utama namun spesies lain seperti Ae. Albopictus, Ae. Polynesiensis anggota dari Ae. Scutellaris complex dan Ae. Niveus juga dianggap sebagai vektor sekunder. Meski mereka merupakan host yang sangat baik untuk virus dengue biasanya mereka merupakan vektor epidemi yang kurang efisien dibanding Ae. Aegypti. Virus dengue menginfeksi manusia dan beberapa spesies dari primata rendah. Tubuh manusia merupakan urban reservoir yang utama (4).

1

Untuk mengatasi masalah penyakit demam berdarah di Indonesia telah puluhan tahun dilakukan berbagai upaya pemberantasan vektor, tetapi hasilnya belum optimal. Kejadian luar biasa (KLB) masih sering terjadi secara teoritis ada empat cara untuk memutuskan rantai penularan DBD ialah melenyapkan virus, isolasi penderita, mencegah gigitan nyamuk (vektor) dan pengendalian vektor. Untuk pengendalian vektor dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara kimia dan pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan cara pembersihan sarang nyamuk (PSN). Pengendalian vektor dengan cara kimia hanya memberikan perlindungan terhadap pindahnya penyakit yang bersifat sementara dan dilakukan hanya apabila terjadi letusan wabah. Cara ini memerlukan dana yang tidak sedikit serta mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan. Untuk itu diperlukan cara lain yang tidak menggunakan bahan kimia diantaranya melalui peningkatan partisipasi masyarakat untuk pengendalian vektor dengan dilakukannya PSN. Pengalaman menunjukkan bahwa upaya pemberantasan vektor demam berdarah akan berhasil bila tingkat perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat dapat mendukung. Kegagalan dalam mencapai atau mempertahankan upaya pemberantasan tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya derajat penularan, tetapi juga oleh perubahan lingkungan yang terjadi selama kegiatan pemberantasan berlangsung. Perubahan lingkungan tersebut dapat berdampak positif maupun negatif sesuai dengan peranan faktor masing-masing. Mekanisme penyebaran Penyakit DBD ini melibatkan 3 organisme yaitu: virus dengue, nyamuk aedes, dan penjamu manusia. Secara alamiah ketiga kelompok organisme tersebut secara individu atau populasi dipengaruhi oleh sejumlah faktor lingkungan biologik dan lingkungan fisik. Pola perilaku dan status ekologi dari ketiga kelompok organisme tadi dalam ruang dan waktu saling berkaitan dan saling membutuhkan, menyebabkan penyakit DBD berbeda derajat endemisitasnya pada suatu lokasi ke lokasi lain, dan dari tahun ke tahun. Untuk...
tracking img