Pelaksanaan Kewajiban Negara Dalam Pemenuhan Hak Anak

Only available on StudyMode
  • Pages : 7 (1880 words )
  • Download(s) : 1343
  • Published : November 2, 2010
Open Document
Text Preview
Kondisi Anak-Anak Indonesia Saat Ini :
Pelaksanaan Kewajiban Negara dalam Pemenuhan Hak Anak
Studi Kasus: Child Trafficking di Indonesia

disusun untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah
Pengantar Studi HAM

Dosen Pengampu :
Drs. Dafri Agussalim, MA
Dedi Permadi, S.Ip

Oleh:
Shannaz Mutiara Deniar
08/268180/SP/23062

JURUSAN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2008
Kondisi Anak-Anak Indonesia Saat Ini : Pelaksanaan Kewajiban Negara dalam Pemenuhan Hak Anak Studi Kasus: Child Trafficking di Indonesia
Anak berhak menikmati hak asasi manusia dan kebebasan secara penuh karena hal tersebut merupakan hak setiap manusia sejak lahir. Umur bukanlah suatu alasan untuk tidak memenuhi hak asasi manusia. Namun, memang perlu dukungan tambahan yang diberlakukan untuk kelangsungan penikmatan hak anak. Anak memang rentan akan pelanggaran hak-haknya karena secara fisiologis anak-anak bergantung pada orang lain untuk kelangsungan hidup mereka. Dalam Deklarasi Hak Anak dijelaskan, “karena ketidakmatangan jasmani dan mentalnya, anak memerlukan pengamanan dan pemeliharaan khusus, termasuk perlindungan hukum yang layak, sebelum dan sesudah kelahiran.” Selanjutnya untuk perluasan perawatan khusus bagi anak yang telah dinyatakan dalam Deklarasi Jenewa tentang Hak-hak Asasi Anak 1924 dan dalam Deklarasi Hak Anak yang ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 20 November 1959 dan diakui dalam DUHAM, dalam Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (pasal 23 dan 24), dalam Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (pasal 10) dan dalam ketentuan khusus dan instrumen terkait dengan badan khusus dan organisasi internasional yang berkepentingan dalam kesejahteraan anak, maka Konvensi Internasional tentang Hak Anak (ICRC) pada tahun 1989 dibuat karena adanya kesadaran bangsa di dunia akan pentingnya hak anak. Konvensi tentang Hak Anak adalah instrumen paling komprehensif yang berlaku berdasarkan rezim hak asasi manusia internasional atau regional manapun, barangkali inilah yang menyebabkan banyak negara yang tertarik untuk mengesahkannya (PUSHAM UII, 2008). Indonesia meratifikasi Konvensi Hak Anak dengan Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tanggal 25 Agustus 1990. Tetapi, mulai diberlakukan di Indonesia tanggal 5 Oktober 1990. Konvensi saja tidak cukup dalam pemenuhan hak anak, dibutuhkan lebih banyak aturan yang dapat mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan pemenuhan hak anak. Misalnya saja Konvensi PBB melawan Transnational Organized Crime’s Protocol dan Protocol toPrevent, Suppress and Punish Trafficking in Persons, Especially Women and Children pada November 2000 yang kemudian telah diratifikasi oleh Indonesia pada Februari 2009. Isu ini telah menjadi bahan pembicaraan internasional yang diselenggarakan oleh PBB. Dengan dibuatnya protokol ini telah terlihat bahwa dunia telah menyadari bahwa trafiking merupakan masalah besar yang dapat merenggut hak anak dan wajib untuk kita cegah. Perdagangan Anak dalam Hukum Internasional

Perdagangan anak merupakan tindakan pelanggaran hak terhadap anak karena tindakan ini bertentangan dengan harkat dan martabat manusia. Hal ini menjadi ancaman terhadap norma-norma kita yang dilandasi oleh penghormatan terhadap hak asasi manusia. Upaya penyelamatan anak dari bahaya trafiking harus didasari pada nilai-nilai luhur dan adanya komitmen dari semua pihak baik nasional maupun internasional untuk melakukan usaha pencegahan dini, penindakan terhadap pelaku, perlindungan para korban, dan peningkatan kerjasama. Dalam DUHAM pada artikel 4 tercantum “no shall be held in slavery or servitude: slave trade shall be prohibited in all their forms”. ICCPR pada artikel 8 juga menyebutkan “no one shall held in Slavery: Slavery and the slave-trade in all their forms shall be prohibited”. Kata slavery dalam Konvensi tentang Perbudakan diartikan “the status or condition of a person over whom any or all of...
tracking img