Odc – a 10x for Root Cause Analysis

Only available on StudyMode
  • Pages : 6 (1626 words )
  • Download(s) : 40
  • Published : October 1, 2010
Open Document
Text Preview
ODC – a 10x for Root Cause Analysis
Ram Chillarege Ram Chillarege
Chillarege Inc. Inc Chillarege
April 2006 April 2006
ram@chillarege.com, +1 (917) 790 9390, www.chillarege.com ram@chillarege.com, +1 (917) 790 9390, www.chillarege.com Abstrak - Orthogonal Defect Classification (ODC) memungkinkan kita untuk melakukan "10x" pada Root Cause Analysis (RCA). 10x dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk melakukan root cause analysis dan 10x dalam hal pencakupan defect stream. Peningkatan produktivitas ini dicapai dengan menaikkan tingkat abstraksi dan sistematisasi metodologi analisis. Dampak dari peningkatan produktivitas ini besar pengaruhnya dalam dampak usaha dengan laporan keuntungan yang besar sekali. Introduction

Root cause analysis adalah pokok dari metode peningkatan produktivitas dalam rekayasa perangkat lunak. Keberhasilannya legendaris tapi tingkat implementasi masih dangkal. Kesulitan dalam pelaksanaan terkait dengan biaya, cakupan, dan skill yang diperlukan untuk menjalankan root cause analysis yang efektif,. Hal ini menempatkan suatu tekanan yang sangat besar pada manajer yang ingin menggunakan root cause analysis untuk memahami masalah dan mengambil tindakan, tetapi tidak dapat melakukannya dengan kecepatan dan kesederhanaan. Akibatnya, banyak kesempatan yang ada untuk peningkatan kualitas tidak tereksplorasi dan tereksploitasi. Manfaat root cause analysis biasanya cukup jelas, tetapi menghasilkan beban kerja yang tidak jelas. Akibatnya, tidak mengejutkan melihat lembaga yang memulai misalnya sebuah pelatihan dengan penuh semangat hanya untuk melihat usaha yang berkurang seiring berjalannya waktu. Jadi, hanya menuai manfaat awalnya, dan metodologi dan praktik secara bertahap memudar dari organisasi. ODC merubah permainan yang dilakukan root cause analysis. ODC menggeser beban kerja dari analisis rinci individual defect ke sebuah proses kategorisasi cepat yang mengekstrak semantik dari defect tanpa root cause analysis yang terperinci dari sebuah defect. Kelompok defect ini kemudian dianalisis menggunakan model pengukuran yang menghubungkan sebab dan akibat. Skill yang digunakan untuk analisis ini terkonsentrasi pada beberapa analis sebagai lawan yang menghendaki setiap engineer menjadi ahli dalam root cause analysis. Proses kuantifikasi melalui ODC membantu memprioritaskan masalah sehingga kita mencapai dampak maksimum untuk sebuah kesempatan yang diberikan.

RCA Klasik
Root cause analysis menggunakan defect dilakukan dengan cara yang berbeda, dan tidak ada metode pilihan. Kebanyakan analisisnya adalah bersifat kualitatif dan free-form. Metode root cause analysis klasik melibatkan seorang subjek yang ahli mempelajari indisiden defect dengan sangat terperinci setelah kejadian tersebut di-resolved. Tujuannya adalah untuk menghasilkan “root cause” yang dapat dieliminasi melalui tindakan yang spesifik. Ini menuntut setiap individu melakukan root cause analysis agar memiliki skill dan pelatihan untuk melakukannya. Hal ini kerab kali mencakup setiap engineer diberi volume defect dalam pengembangan perangkat lunak. Selain itu, subjek mengenai keahlian yang dibutuhkan untuk analisis tersebut juga didistribusikan ke seluruh perusahaan. Masalah pertama disebabkan oleh volume. Jika setiap defect memakan satu sampai lima jam untuk mengidentifikasi akar penyebab, sebuah organisasi dengan ratusan cacat akan menghabiskan sebagian besar waktu rekayasa pada analisis akar penyebab. Masalah kedua disebabkan oleh level abstraksi. Satu defect terjadi karena berbagai faktor: orang, proses, tools, legacy, kompleksitas, dan lingkungan. Untuk memetakn fenomena satu defect pada level abstraksi yang tinggi sulit bila kita melihat defect satu per satu. Kita perlu melihat kumpulan defect dan mampu mengasimilasi penyebab pada level proses yang tepat. Akhirnya ada pertanyaan besar apakah refleksi dan analisis tersebut dapat dilakukan oleh setiap engineer. Hal ini tentunya merupakan skill yang perlu dilatih dan tidak selalu...
tracking img