Nursing

Only available on StudyMode
  • Pages : 10 (2076 words )
  • Download(s) : 137
  • Published : September 28, 2010
Open Document
Text Preview
MATA KULIAH PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS LANJUTAN

THE ROY ADAPTATION MODEL PADA LANJUT USIA

Oleh:

AHYAR WAHYUDI NPM 1006749062

PROGRAM PASCASARJANA ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS INDONESIA 2010

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG Profesi kompleks. keperawatan adalah profesi yang unik dan harus

Dalam

melaksanakan

prakteknya,

perawat

mengacu pada model konsep dan teori keperawatan yang sudah dimunculkan. Model konseptual mengacu pada ide-ide global mengenai individu, kelompok situasi atau kejadian tertentu yang berkaitan dengan disiplin yang spesifik. Teori-teori yang terbentuk dari penggabungan konsep dan pernyataan yang berfokus lebih khusus pada suatu kejadian dan fenomena dari suatu disiplin ilmu. Model konseptual keperawatan dikembangkan atas pengetahuan para ahli keperawatan tentang keperawatan yang bertolak dari paradigma keperawatan. Model konseptual dalam keperawatan dapat

memungkinkan perawat untuk menerapkan cara perawat bekerja dalam batas kewenangan sebagai seorang perawat. Perawat perlu memahami konsep ini sebagai kerangka konsep dalam memberikan asuhan keperawatan dalam praktek keperawatan atau sebagai filosofi dalam dunia pendidikan dan kerangka kerja dalam riset keperawatan. Ada berbagai jenis model konseptual keperawatan

berdasarkan pandangan ahli dalam bidang keperawatan, salah satunya adalah model adaptasi Roy. Roy dalam teorinya

menjelaskan empat macam elemen esensial dalam adaptasi keperawatan, yaitu: manusia, lingkungan, kesehatan, dan

keperawatan. Model adaptasi Roy menguraikan bahwa bagaimana individu mampu meningkatkan kesehatannya dengan cara

mempertahankan perilaku secara adaptif karena menurut Roy,
2

manusia adalah makhluk holistik yang memiliki sistem adaptif yang selalu beradaptasi. Model ini memandang klien sebagai suatu sistem adaptasi. Tujuannya adalah membantu seseorang untuk beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan fisiologis, konsep diri, fungsi peran dan hubungan interdepensi selama masa sehat dan sakit. Kebutuhan asuhan keperawatan muncul, ketika klien tidak dapat beradaptasi terhadap kebutuhan lingkungan internal dan eksternal. Salah satu tolak ukur kemajuan suatu Bangsa seringkali dilihat dari harapan hidup penduduknya. Demikian juga Indonesia sebagai Negara bekembang dengan perkembangannya yang cukup baik, makin tinggi harapan hidupnya di proyeksikan dapat mencapai lebih dari 70 tahun pada tahun 2000 yang akan datang. Saat ini, diseluruh dunia jumlah orang lanjut usia

diperkirakan ada 500 juta dengan usia rata-rata 60 tahun dan diperkirakan pada tahun 2025 akan mencapai 1,2 miliar. Dari data USA, bahkan Indonesia diperkirakan akan mengalami pertambahan warga Lansia terbesar diseluruh dunia, diantara tahun 1990-2025, yaitu sebesar 414% Dari hal itu, makalah ini bermaksud menyusun teori model pada pengkajian keperawatan komunitas terhadap orang lanjut usia.

B.

Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah: 1. Menjelaskan model konseptual Sister Callista Roy; 2. Memahami model konseptual Roy dalam pengkajian keperawatan Usia Lanjut.

3

BAB II MODEL KONSEPTUAL SISTER CALLISTA ROY

A. MODEL KONSEPTUAL Model konseptual adalah seperangkat hal yang abstrak dan konsep umum yang mengarah pada fenomena yang menjadi pusat perhatian pada disiplin usulan yang menjelaskan secara luas konsep dan usulan yang menyatakan abstrak secara relatif umum hubungan antara dua konsep. Model konseptual keperawatan telah memperjelas

kekhususan area fenomena ilmu keperawatan yang melibatkan empat konsep, yaitu : manusia sebagai pribadi yang utuh dan unik, lingkungan yang bukan hanya merupakan sumber masalah tetapi juga merupakan sumber pendukung, dan kesehatan di mana sehatsakit akan terputus bila seseorang itu meninggal, dan keperawatan sebagai penentu pulihnya atau meningkatnya keseimbangan

kehidupan seseorang. Model konseptual dalam pemberian asuhan keperawatan dikembangkan atas...
tracking img