Modul Penyelesaian Akuntansi

Only available on StudyMode
  • Pages : 7 (1654 words )
  • Download(s) : 846
  • Published : April 16, 2010
Open Document
Text Preview
PENYELESAIAN SIKLUS AKUNTANSI

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS :

Agar mahasiswa dapat menyelesaikan siklus akuntansi sebuah perusahaan secara keseluruhan dengan lengkap, yang dimulai dari work sheet sampai dengan laporan keuangan.

DAFTAR MATERI PEMBAHASAN :

7.1 Neraca lajur.
7.2 Kolom-kolom neraca saldo yang belum disesuaikan.
7.3 Kolom-kolom penyesuaian.
7.4 Kolom-kolom neraca saldo yang disesuaikan.
7.5 Kolom-kolom laporan laba rugi dan neraca
7.6 Laporan keuangan
7.7 Ayat jurnal penutup.

7.1.Neraca Lajur (Worksheet)
Neraca lajur (worksheet) adalah kertas kerja (working papers) yang bisa digunakan untuk mengikhtisarkan ayat jurnal penyesuaian dan saldo akun untuk penyusunan laporan keuangan. Neraca lajur bukanlah bagian dari catatan akuntansi yang formal, bukan bagian dari jurnal atau buku besar dan bukan pula sebuah laporan keuangan 7.2.Kolom-Kolom Neraca Saldo Yang Belum Disesuaikan

Untuk memulai neraca lajur, cantumkan nama perusahaan dibagian atas, jenis kertas kerja (neraca lajur) dan periodenya. Selanjutnya masukkan neraca saldo yang belum disesuaikan ke dalam neraca lajur tersebut. Neraca Lajur pada peraga 4-1 memperlihatkan neraca saldo yang belum disesuaikan untuk Computer Fia per 31 Desember 2001. 7.3.Kolom-kolom Penyesuaian

a.Perlengkapan. Akun perlengkapan mempunyai saldo debit sebesar Rp. 2.000.000,- Biaya atau harga perolehan perlengkapan yang dimiliki pada akhir periode adalah Rp. 760.000,- Karena itu, beban perlengkapan untuk bulan Desember adalah selisih di antara kedua jumlah tersebut, atau Rp. 1.240.000 Masukkan penyesuaian dengan mencatat (1) Rp. 1.240.000 pada kolom Debit Penyesuaian pada baris Beban Perlengkapan dan (2) Rp. 1.240.000 pada kolom Kredit Penyesuaian pada baris Perlengkapan. b.Asuransi Dibayar di Muka. Akun asuransi dibayar di muka mempunyai saldo debit sebesar Rp. 2.400.000 yang merupakan panjar asuransi selama 24 bulan dimulai sejak 1 Desember. Dengan demikian, beban asuransi untuk bulan Desember adalah Rp. 100.000 (Rp. 2.400.000/24). Masukkan penyesuaian dengan mencatat (1) Rp. 100.000 pada kolom Debit Penyesuaian pada baris Beban Asuransi dan (2) Rp. 100.000 pada kolom Kredit Penyesuaian pada baris Asuransi Dibayar di Muka. c.Sewa Diterima di Muka. Akun sewa diterima di muka (unearned rent) mempunyai saldo kredit sebesar Rp. 360.000 yang merupakan penerimaan sewa selama tiga bulan, dimulai dari Desember. Dengan demikian, pendapatan sewa untuk bulan Desember adalah Rp. 120.000 Masukkan penyesuaian dengan mencatat (1) Rp. 120.000 pada kolom Debit Penyesuaian pada baris Sewa Diterima di Muka dan (2) Rp.120.000 pada kolom Kredit Penyesuaian pada baris Pendapatan Sewa. d.Upah. Upah akrual (upah yang telah timbul sejalan dengan berlalunya waktu) tetapi belum dibayarkan pada akhir Desember berjumlah Rp. 250.000 Ini merupakan pertambahan beban dan juga kewajiban. Masukkan penyesuaian dengan mencatat (1) Rp. 250.000 pada kolom Debit Penyesuaian pada baris Beban Upah dan (2) Rp. 250.000,- pada kolom Kredit Penyesuaian pada baris Utang Upah. e.Honor Akrual. Honor akrual pada akhir Desember yang belum dicatat berjumlah Rp. 500.000 Ini merupakan pertambahan aktiva dan juga pendapatan. Masukkan penyesuaian dengan mencatat (1) Rp. 500.000 pada kolom Debit Penyesuaian pada baris Piutang Usaha dan (2) Rp. 500.000 pada kolom Kredit Penyesuaian pada baris Pendapatan Honor. f.Penyusutan. Penyusutan peralatan kantor berjumlah Rp. 50.000 pada bulan Desember. Masukkan penyesuaian dengan mencatat (1) Rp. 50.000 pada kolom Debit Penyesuaian pada baris Beban Penyusutan dan (2) Rp. 50.000 pada kolom Kredit Penyesuaian pada baris Akumulasi Penyusutan.

Jumlahkan kolom-kolom Penyesuaian untuk memeriksa keakuratan perhitungan dari data penyesuaian. Hasil penjumlahan pada kolom Debit harus sama dengan kolom Kredit. (Seperti terlihat di peraga 4-1. 7.4.Kolom-kolom...
tracking img