Media Accountability

Only available on StudyMode
  • Pages : 3 (914 words )
  • Download(s) : 530
  • Published : December 11, 2010
Open Document
Text Preview
Pengertian Objektivity (Objektivitas)

Konsep objektivitas media mengacu pada level performance kesetaraan media (media equality). Objektivitas membutuhkan keadilan dan perilaku yang tidak diskriminatif terhadap sumber atau objek yang diberitakan. Westerstahl (McQuail, 2005), menjelaskan bahwa yang dinamakan objektivitas setidaknya mengandung faktualitas dan imparsialitas. 1.Faktualitas berarti kebenaran yang di dalamnya memuat akurasi (tepat dan cermat), dan mengkaitkan sesuatu yang relevan untuk diberitakan (relevansi). Kebenaran tersebut dapat dibuktikan dengan meninjau-ulang beberapa sumber yang terlibat, bebas dari komentar, atau dapat dipisahkan dengan jelas antara komentar tambahan dan faktanya. Turunan dari faktualitas itu sendiri mencakup dua kriteria utama, yaitu : i.Truth/ Kebenaran = kelengkapan dalam pemberitaan, akurasi (tepat dan cermat), dan tujuan yang tidak bermaksud untuk menekankan atau menyesatkan apa yang relevant. ii.Relevance (relevansi) = berkaitan dengan proses penyeleksian apa yang penting menurut penerima dan atau masyarakat (Nordenstreng, 1974 dalam Mcquail 2005) iii.Informativeness = memberikan informasi yang disadari, dipahami dan dimengerti oleh audience. 2.Imparsialitas Sementara itu, imparsialitas mensyaratkan adanya keseimbangan (balance) dan kenetralan dalam mengungkap sesuatu. Ada dua elemen yang mencakup imparsialitas yaitu: i.Balance/ keseimbangan = adil dan berimbang (proposional) baik dari waktu, tempat dan penekankan terhadap suatu hal yang diberitakan dan ketika dipresentasikan. ii.Neutrality/ netral = tidak berpihak dan membentuk opini

Skema komponen dan kriteria tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa informasi yang objektif selalu mengandung kejujuran, kecukupan data, benar dan memisahkan diri dari fiksi dan opini. Ia juga perlu untuk menghindarkan diri dari sesuatu yang hanya mengejar sensasional semata. Informasi juga harus dapat ditelusuri latar belakang...
tracking img