Manajemen Laba Pt. Indofarma

Only available on StudyMode
  • Pages : 14 (3632 words )
  • Download(s) : 2416
  • Published : October 1, 2010
Open Document
Text Preview
BAB I
PENDAHULUAN

Semakin bertambahnya jumlah perusahaan yang go public menyebabkan semakin meningkatnya peran penting sebuah laporan keuangan. Karena pada saat yang sama pihak – pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan tersebut juga mengalami peningkatan dan tentunya sangat bergantung pada kredibilitas laporan keuangan yang ada. Laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan, merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku bersangkutan. Laporan keuangan dibuat oleh manajemen dengan tujuan untuk mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya oleh para pemilik perusahaan. Disamping itu laporan keuangan juga digunakan untuk memenuhi tujuan-tujuan lain yaitu sebagai laporan kepada pihak diluar perusahaan. Kinerja manajemen perusahaan tersebut tercermin pada laba yang terkandung dalam laporan laba rugi. Oleh sebab itu proses penyusunan laporan keuangan dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu yang dapat menentukan kualitas laporan keuangan.

Beragamnya metode akuntansi dalam penyajian laporan keuangan pada gilirannya akan berdampak pada perilaku manajer. Perilaku ini terjadi akibat adanya penguasaan informasi pada pihak manajer pada porsi berlebih dibandingkan dengan pemilik atau yang kita sebut sebagai asimetri informasi dan konsekuensi ekonomi dalam penyajian laporan keuangan. Stephen Zeff (1978) dalam artikelnya yang berjudul The Rise Of Economic Cosequences mendefinisikan konsekuensi ekonomi sebagai “dampak dari pelaporan akuntansi pada kebiasaan pembuatan keputusan dalam bisnis,pemerintah dan kreditur”. Esensi dari defenisi tersebut adalah pelaporan akuntansi bisa mempengaruhi keputusan sesungguhnya yang dibuat oleh manajer dan lainnya, dibandingkan dengan hanya merefleksikan hasil dari keputusan-keputusan tersebut (Scott : 231).

Manajemen perusahaan dapat memberikan kebijakan dalam penyusunan laporan keuangan tersebut untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Statement of Financial Accounting Concept (SFAC) No. 1, informasi laba merupakan perhatian utama untuk menaksir kinerja atau pertanggungjawaban manajemen. Selain itu informasi laba juga membantu pemilik atau pihak lain dalam menaksir earnings power perusahaan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, manajemen mempunyai kecenderungan untuk melakukan tindakan yang dapat membuat laporan keuangan menjadi baik. Tindakan manajer ini kadang bertentangan dengan tujuan perusahaan. Tindakan yang menyimpang tersebut salah satu bentuknya adalah manajemen laba.

Permainan angka-angka dalam laporan keuangan yang dilakukan secara sengaja oleh manajemen merupakan bentuk adanya tindakan manajemen laba. Scott (2006) membagi cara pemahaman atas manajemen laba menjadi dua. Pertama, melihatnya sebagai perilaku oportunistik manajer untuk memaksimumkan utilitasnya dalam menghadapi kontrak kompensasi, kontrak utang dan political costs (opportunistic Earnings Management). Kedua, dengan memandang manajemen laba dari perspektif efficient contracting (Efficient Earnings Management), dimana manajemen laba memberi manajer suatu fleksibilitas untuk melindungi diri mereka dan perusahaan dalam mengantisipasi kejadian-kejadian yang tak terduga untuk keuntungan pihak–pihak yang terlibat dalam kontrak. Tindakan manajemen laba yang dilakukan secara berulang-ulang untuk alasan apapun dalam jangka waktu yang panjang akan berdampak tidak baik terhadap kelangsungan hidup perusahaan, karena laporan keuangan tidak mencerminkan kinerja perusahaan yang sesungguhnya. Tahun 2001 tercatat skandal keuangan di perusahaan publik yang melibatkan manipulasi laporan keuangan oleh PT Lippo Tbk dan PT Kimia Farma Tbk (Gideon, 2005). Tentunya kasus-kasus ini terbukti membuat tingkat kepercayaan investor pada informasi keuangan menjadi semakin berkurang.

Ada berbagai cara dalam melakukan manajemen laba, di antaranya pemilihan metode akuntansi atau kebijakan akrual. Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan kebijakan...
tracking img