Managment Compensation

Only available on StudyMode
  • Pages : 9 (1835 words )
  • Download(s) : 511
  • Published : April 12, 2011
Open Document
Text Preview
RESUME
BAB 12
KOMPENSASI MANAJEMEN
Tugas Mata Kuliah:
Sistem Pengendalian Manajemen
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Bambang Sutopo, M.Com
Drs Eko Arif Sudaryono, M,Si AK.

Disusun Oleh :

Agus Budianta (S 4110001)

Dyah Ratna Heriyati (S 4110001)

Tri Wulaningsih (S 4110022)

Kelas Non Reguler
PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Maret 2011
BAB 12
MANAJEMEN KOMPENSASI

Penemuan Penelitian atas intensif Organisasional
Kompensasi insentif merupakan mekanisme yang mendorong dan memotivasi manajer untuk mencapai tujuan organisasi. Hal-hal yang melatarbelakangi antara lain: • Kebutuhan kepuasan individu seseorang sangat dipengaruhi oleh insentif yang positif (pemberian penghargaan) atau yang negatif (hukuman). • Pemberian penghargaan akan merangsang kepuasan kebutuhan seseorang pada saat bergabung pada organisasi tersebut. Hasil penelitian pemberian insentif cenderung:

o Individu termotivasi oleh suatu penghargaan pendapatan potensial dari pada suatu rasa takut akan adanya hukuman. o Penghargaan pribadi bersifat relatif dan situasional.
o Sinyal-sinyal atau tindakan dari Manajemen Senior kepada level di bawahnya sangat mendorong pentingnya SPM. o Individu sangat termotivasi dengan adanya laporan atau umpan balik atas kinerjanya. o Insentif tidak efektif jika periode antara tindakan pemberian insentif dan umpan balik semakin panjang. o Motivasi mereka menjadi lemah apabila mereka merasa bahwa untuk memperoleh insentif terlalu sulit atau terlalu mudah. o Insentif harus disusun bersama-sama dengan atasannya pada saat menetapkan suatu tujuan dan anggaran.

KARAKTERISTIK RENCANA PEMBERIAN INSENTIF (KOMPENSASI) KEPADA MANAJEMEN Paket pemberian paket insentif secara total kepada manajemen terdiri dari 3 (tiga) komponen, yaitu : 1. Gaji
2. Tunjangan Pensiun dan Kesehatan
3. Kompensasi atau Insentif
Ketiga nya Saling mempunyai ketergantungan, dan proporsinya berbeda Paket tersebut diatas yang diberikan kepada Manajemen pada perusahaan yang besar dan kecil berbeda, terutama perusahaan pada industri yang sama akan bersaing. Peraturan pasar modal dan perusahaan mengharuskan agar rencana kompensasi atau revisinya harus disetujui oleh Pemegang Saham

Rencana pemberian insentif (kompensasi) kepada Manajemen terdiri dari 2 (dua) macam, yaitu : Rencana Insentif (Kompensasi) Jangka Pendek
( ini diberikan dengan mempertimbangkan pencapaian kinerja dalam tahun berjalan, yang diterima dalam bentuk : a. Total Kantong Bonus
Jumlah total dari bonus yang dapat dibayarkan kepada kelompok karyawan yang mempunyai kualifikasi dalam tahun tertentu disebut ‘kantong bonus’. Ada beberapa cara membentuk kantong bonus, yaitu : dengan membuat bonus sama dengan seperangkat persentasi keuntungan, mendasarkan bonus kepada persentase pendapatan per saham, setelah tingkat pendapatan per saham yang telah ditentukan terlebih dahulu diperoleh, mendasarkan bonus pada pertambahan di dalam kemampulabaan atas tahun yang lalu, dan mendasarkan bonus pada keuntungan relatif dari industrinya. Hal diberikan berdasarkan rumusan profitabilitas perusahaan secara keseluruhan, kemudian ditetapkan %tasenya terhadap total laba atau per lembar saham. Hal ini tidak mempertimbangkan peningkatan investasi yang berakibat terhadap laba tahun berjalan, tetapi sudah mempertimbangkan hak dari pemegang saham. Metodenya : 1) Formula bonus yang paling sederhana , dengan %tase tertentu terhadap laba bersih : Dana Bonus = X % x Laba Bersih.

2) Prosentase tertentu dari laba pada tingkat laba minimum dapat dicapai : Dana Bonus = X% x (Laba Bersih – Total EPS Minimum) 3) Metode lain menghubungkan laba dengan modal yang digunakan ( Bonus = %tase laba sebelum pajak dan bunga atas hutang jangka panjang –{beban modal atas (total kekayaan pemegang saham + hutang jangka panjang)}. 4) Sama dengan metode ke 3, tetapi ditekankan...
tracking img