Management

Only available on StudyMode
  • Pages : 10 (2732 words )
  • Download(s) : 397
  • Published : March 21, 2011
Open Document
Text Preview
Bab 1
PENDAHULUAN
Istilah performance management pertama kali digunakan sekitar tahun 1970-an, tetapi belum dikenal sebagai suatu proses hingga pertengahan tahun 1980. Pengertian manajemen kinerja telah berkembang dan semakin berkembang, awalnya pengertian tentang manajemen kinerja disamakan dengan beberapa bentuk rating penilaian, akhirnya muncul paradigma baru sebagai suatu sistem pengelolaan kinerja. Sistem Pengelolaan Kinerja atau performance management system sesuai dengan namanya adalah sebuah sistem manajemen yang digunakan untuk mengelola kinerja sebuah perusahaan. Sistem ini mengelola kinerja perusahaan dengan harapan kinerja perusahaan akan semakin baik. ( Martinez, 2000) Sistem pengelolaan kinerja dimulai sekitar 60 tahun yang lalu sebagai cara untuk menentukan penggajian secara adil dan telah digunakan untuk menetapkan gaji/upah karyawan berdasarkan kinerjanya. Organisasi menggunakan Performance Management untuk mengarahkan perilaku karyawan mencapai hasil yang spesifik. Dalam kenyataannya suatu pekerjaan dapat dikerjakan dengan baik bagi beberapa karyawan hanya semata-mata karena pemberian uang. Sedangkan, dimana karyawan yang dibina melalui pembelajaran dan pengembangan kemampuan mereka, hal itu masih dirasa gagal dalam menghasilkan keluaran/outcome. Kesenjangan antara kesejahteraan dalam bentuk pemerataan upah dan pengembangan skill /kemampuan dan pengetahuan menjadi suatu problem yang besar dalam pelaksanaan Performance Management. Hal ini menjadi menjadi suatu bukti bahwa akhir tahun 1980-an, diperlukan suatu pendekatan yang lebih lengkap dalam pelaksanaan dan pemberian imbalan kinerja. Pada akhir decade ini, meskipun proses pengelolaan sumber daya manusia menjadi lebih tertata dan khusus, beberapa metode penilaian kinerja telah diserap dalam konsep manajemen kinerja, dimana bertujuan agar proses manajemen menjadi lebih luas dan lengkap. Banyak terjadi perkembangan di akhir-akhir tahun, dimana manajemen kinerja telah dikembangkan menjadi pengelompokan karyawan atau manajemen bakat (differentiation of employees or talent management), management by objectives dan monitoring dan pemeriksaan secara berkesinambungan (constant monitoring and review). Perkembangan tersebut dipercepat oleh karena beberapa faktor berikut: • Pengenalan manajemen sumber daya manusia sebagai suatu strategi penyearah dan pendekatan yang terintegrasi dari manajemen dan pengembangan karyawan. • Adanya pemahaman bahwa proses manajemen kinerja adalah sesuatu yang secara menyeluruh berada di barisan manajer sepanjang tahun, hal itu bukanlah suatu peristiwa musiman yang dikoordinasikan oleh departemen personil. Makalah ini akan membahas tentang pengertian, tujuan, konsep dan penerapan serta aplikasi performance management di organisasi kesehatan

BAB 2
“PERFOMANCE MANAGEMENT”
2.1 Pengertian Performance Management
Ada beberapa definisi performance management /pengelolaan kinerja. Fowler (1990) : “pengorganisasian pekerjaan untuk mencapai suatu kemungkinan hasil yang terbaik.” Dalam hal ini pengelolaan kinerja bukan merupakan suatu sistem atau teknik, hanya merupakan kegiatan sehari-hari dari semua manajer. (Martinez, 2000) Institut Manajemen sumber daya manusia (1992) : suatu strategi yang berhubungan dengan setiap kegiatan organisasi dalam konteks sistem kebijakan, budaya, model, komunikasi sumber daya manusia. Macam strategi tergantung dari situasi organisasi, sehingga bisa bervariasi dari antar organisasi yang satu dengan organisasi yang lainnya. (Martinez, 2000) Storey dan Sisson (1993) : suatu kesatuan yang saling berkaitan antara kebijakan dan pelaksana yang mana terfokus pada peningkatan keberhasilan sasaran organisasi melalui kinerja individu. Armstrong and Baron 1998: suatu proses yang menambah efektifnya manajemen individu dan tim untuk meraih tingkat tertinggi kinerja organisasi. (Martinez, 2000) Armstrong dan Baron (2005), menyimpulkan performance...
tracking img