Komunikasi

Page 1 of 24

Komunikasi

By | December 2010
Page 1 of 24
Komunikasi persuasif sedah terjadi sejak jaman Aristoteles.Pada Jaman Yunani kuno komunikasi persuasif sudah ada dan menjadi bagian yang penting di masyarakat.Karena di jaman itu tiap tiap pria dan keluarganya sebelum masalah berujung di pengadilan,dapat melerai masalah –masalah seperti kekayaan,warisan,keadaan bersalah atau tak bersalah dengan cara ini. Komunikasi persuasif sudah menjadi pusat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,khususnya dalam demokrasi.Di Jaman Aristoteles kebiasaan demokrasi Yunani dapat untuk memutuskan dasar pikiran mana yang lebih penting. Sekarang ini ,kebiasaan terhadap tekanan dan keadaan darurat dalam pembangunan teknologi dunia mungkin yang menentukan dasar pemikiran mana yang lebih penting.Proses proses tersebut dilakukan secara persuasif.Ingat,tujuan fokus pembelajaran kita adalah pada reciever dalam hubungannya dan bagaimana kemampuan kita dalam membuat dan memanipulasi simbol yang memuat situasi persuasif tersebut berhasil atau gagal.Studi tentang persuasif ini dimulai dengan teori Aritoteles. TEORI ARISTOTELES DAN PEMBUKTIANNYA :

• Aristoteles mengembangkan teorinya dengan mengobservasi dari banyak persuader yang bekerja di Athena. • Teori ini menyatakan bahwa yang terpenting dari pekerjaan dalam pembelajaran tentang tata bicara adalah sebuah “seruan” yang dibuat oleh persuader. • Contoh konkret dari hal ini adalah: situasi di pasar . Dalam situasi di pasar pasti terjadi sebuah proses komunikasi antara penjual sebagai persuader dan pembeli sebagai audience nya. Penjual pasti dengan segala cara harus berhasil mempersuasi calon pembelinya.Caranya mungkin adalah dengan apa yang disebut aristoteles dengan “Artistic Proof ”. Aristoteles membagi 3 “Artistic Proof” tersebut :

1. Ethos .dibagi menjadi 2 :
1. Hal yang membawa persuader ke dalam situasi pembicaraan. 2. Media yang digunakan persuader saat melakukan komunikasi (misal :mata,gerak tubuh,raut muka) 2. Pathos : Hal yang melibatkan...