Kegiatan Perbankan

Only available on StudyMode
  • Pages: 15 (4133 words)
  • Download(s): 2979
  • Published: May 20, 2009
Open Document
Text Preview
Kegiatan Perbankan berdasarkan Prinsip Syariah di Bank Niaga

Sejak dimulainya kegiatan usaha perbankan berdasarkan Prinsip Syariah pada tahun 2004, kegiatan perbankan berdasarkan prinsip syariah di Bank Niaga sangat luar biasa, terutama di tahun 2007. Perkembangan kegiatan perbankan berdasarkan prinsip syariah terutama disebabkan oleh ekspansi yang cepat dari unit usaha syariah. Dengan adanya kelonggaran dalam peraturan BI, Bank Niaga telah melipat gandakan jaringan yang dapat melayani kegiatan perbankan (windows) dari 43 office channelling unit menjadi 106 office channelling unit. Saat ini Bank Niaga berada pada posisi tiga besar sebagai penyedia layanan kegiatan perbankan syariah unit usaha syariah di Indonesia. Berkaitan dengan hal ini, Bank Niaga telah menerima beberapa penghargaan yaitu (i) “Unit Usaha Shariah Terbaik Kategori Aktiva di atas Rp500 Miliar” yang diberikan oleh Majalah Investor, dan (ii) “Unit Usaha Syariah Terbaik” dan “Unit Syariah paling hati-hati (prudent) di kategori Aktiva diatas Rp100 Miliar” serta urutan kedua terbaik untuk kualitas jasa di Perbankan Syariah, keduanya diberikan oleh Karim Business Consulting.

Penjelasan mengenai Operasional Perbankan Syariah di Indonesia Menurut Peraturan BI Yang Juga Dijalankan Oleh Bank Niaga

Bisnis adalah suatu aktifitas yang selalu berhadapan dengan resiko dan return. Bank syari’ah dan bank konvensional adalah salah satu unit bisnis. Oleh karena itu, bank syari’ah dan bank konvensional juga menghadapi risiko yang ada dalam industri perbankan yaitu risiko pasar, kredit, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, strategi dan ekuitas. Komponen risiko pasar dapat di kelompokkan sebagai risiko tingkat suku bunga, risiko nilai tukar dan risiko harga. Namun, karena karakteristik yang spesifik dari transaksi bank syari’ah yang kontrak transaksinya tidak didasarkan tingkat suku bunga, maka risiko perubahan tingkat suku bunga bukan merupakan komponen risiko pasar yang dihadapi bank syari’ah. Oleh karena itu di bawah ini akan membahas perbandingan risiko pada bank syariah dengan bank konvensional.

Pada Bab II pasal 4 butir 1 PBI No. 5/8/PBI/2003 disebutkan bahwa risiko-risiko yang terdapat pada perbankan, antara lain :

a. Risiko Kredit (credit risk)

Adalah risiko yang timbul sebagai akibat kegagalan pihak memenuhi kewajibannya. Pada bank umum, pembiayaan disebut pinjaman, sementara di bank syariah disebut pembiayaan, sedangkan untuk balas jasa yang diberikan atau diterima pada bank umum berupa bunga (interest loan atau deposit) dalam persentase yang sudah ditentukan sebelumnya. Pada bank syariah, tingkat balas jasa terukur oleh sistem bagi hasil dari usaha. Selain itu, persyaratan pengajuan kredit pada perbankan syariah lebih ketat dari perbankan konvensional sehingga risiko kredit dari perbankan syariah lebih kecil dari perbankan konvensional.

Oleh sebab itu pada sisi kredit, dalam aturan syariah, bank bertindak sebagai penjual, sementara nasabah sebagai pembeli murabahah.

Mekanisme seperti itu, akan mencegah kemungkinan dana kredit digunakan untuk transaksi spekulasi, atau untuk jual beli valas. Jika terjadi default, bank mudah mendapatkan dananya kembali karena ada aset yang nilainya jelas berupa sejumlah kredit yang dikucurkan. Dalam bank syariah, karakter nasabah (personal garansi) lebih dinomorsatukan, ketimbang cover guarantee berupa aset (Karim, 2003).

Dengan demikian debitor yang dinilai tidak cacat hukum dan kegiatan usahanya berjalan baik akan mendapat prioritas. Oleh sebab itu, risiko bank syariah sebetulnya lebih kecil dibanding bank konvensional. Bank syariah tidak akan mengalami negative spread, karena dari dana yang dikucurkan untuk pembiayaan akan diperoleh pendapatan, bukan bunga seperti di bank biasa.

b. Risiko Pasar

Risiko yang timbul karena adanya pergerakan variabel pasar dari portofolio yang dimiliki oleh bank, yang dapat merugikan bank. Variabel pasar antara lain adalah suku bunga dan nilai tukar. Pada perbankan...
tracking img