Jurnal Manajemen Keuangan

Only available on StudyMode
  • Pages: 21 (6410 words)
  • Download(s): 9318
  • Published: September 13, 2010
Open Document
Text Preview
ANALISIS KURS VALAS DENGAN PENDEKATAN BOX-JENKINS: Studi Empiris Rp/US$ dan Rp/Yen, 1983.2-2000.3 Oleh: Hadi Kardoyo dan Mudrajad Kuncoro

Abstract This paper attempts to analyse Rp/US$ and Rp/Yen exchange rates over the period 1983.2-2000.3. Using the Box-Jenkins approach, we tested various models to explain the behavior of Rp/US$ and Rp/Yen. The results supported both interest rate parity and purchasing power parity hypotheses for Rp/US$ exchange rates. In the case of Rp/Yen, however, the results supported purchasing-power parity hypothesis rather than that of interest rate parity. Moreover, Frenkel-Bilson, Dornbusch-Frankel, HooperMorton model cannot be applied to analyse Rp/Yen fluctuation. This study, accordingly, calls an urgency to stop a Bank Indonesia’s policy to restrict foreign exchange transactions to reduce the fluctuation of rupiah, as stated in Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 3/3/PBI/2001, since 12 Januari 2001. Key words: valas (exchange rates), Box-Jenkins, purchasing power parity, interest rate parity

BIODATA SINGKAT
Hadi Kardoyo is an alumnus of the Department of Economics & Development Studies, Faculty of Economics, Gadjah Mada University. He obtained his undergarduate degree in Economics in 2001. MUDRAJAD KUNCORO is a lecturer at the Faculty of Economics, Gadjah Mada University, and a researcher at Pusat Studi Ekonomi Pancasila, in the same university. He obtained his undergraduate degree in Economics from the Gadjah Mada University (with honours), Graduate Diploma in Local Government Finance (1992) and Master of Social Science in Development Finance from the University of Birmingham, UK (1993), and PhD in Business & Regional Development from the University of Melbourne, Australia (2001). He used to participating in an International Sorht Course on Fiqh for Economists in International Islamic University, Selangor, Malaysia (1994), be a visiting scholar at the Department of Economics, Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University, Canberra, Australia (1998), a guest lecturer in the University of Melbourne, University of Leiden, dan University of Groningen. Beside a member of ISEI (Indonesian Economists Association), he has been a member of AIB (Academy of International Business) dan ANZIBA (Australia-New Zealand International Business Academy).

1

ANALISIS KURS VALAS DENGAN PENDEKATAN BOX-JENKINS: Studi Empiris Rp/US$ dan Rp/Yen, 1983.2-2000.3

PENDAHULUAN Setelah runtuhnya sistem Bretton Woods dan berkembangnya sistem kurs mengambang, bagi negara berkembang, seperti Indonesia, peranan kurs valas menjadi sangat penting, terutama terhadap mata uang keras (hard currencies) seperti dolar AS, dan Yen Jepang. Pentingnya kurs valas ini, karena sebagai negara yang tengah melakukan pembangunan ekonomi, maka kurs valas akan berhubungan langsung dengan sektor-sektor perdagangan luar negeri, investasi, bahkan berkaitan langsung dengan beban utang LN yang merupakan sumber dana pembangunan. Oleh karena itu, kestabilan dan keterjangkauan kurs mutlak diperlukan. Fenomena terbaru yang berhubungan dengan kurs valas yaitu dengan terjadinya fluktuasi kurs yang tajam di Indonesia selama periode krisis ekonomi dan moneter mulai pertengahan tahun 1997, di mana nilai kurs meningkat dan berfluktuasi secara tajam. Gejolak nilai kurs ini tidak terlepas dari pengaruh variabel-variabel non-ekonomi yang seringkali lebih berpengaruh dalam menciptakan fluktuasi kurs valas. Selama periode krisis ekonomi kita dapat menyaksikan bahwa nilai kurs ini sangat mempengaruhi kondisi perekonomian domestik. Terpuruknya mata uang domestik (Rupiah) terhadap mata uang asing yang menjadi awal dari krisis ekonomi, pada dasarnya berasal dari permintaan akan uang luar negeri yang begitu tinggi, sedangkan penawarannya terbatas. Hal inilah yang membuat nilai valuta asing (valas) keras seperti Dolar AS dan Yen Jepang membubung tinggi. Selain itu nilai kurs juga tidak terlepas dari variabelvaribel lain seperti...
tracking img