History of Landscape..

Only available on StudyMode
  • Pages : 5 (1448 words )
  • Download(s) : 437
  • Published : October 11, 2010
Open Document
Text Preview
Perencanaan Landscape Perkotaan
(Fungsi Lahan Terbuka dalam Perencanaan Landscape Perkotaan di Negara Jepang)

Rina Febriani

“A landscape does not exist in its own right, since its appearance changes at every moment; but the surrounding atmosphere brings it to life - the light and the air which vary continually. It is only the surrounding atmosphere which gives subjects their true value.” Claude Monet

Pendahuluan
Definisi kota secara klasik menurut Rappoport adalah suatu permukiman yang relatif besar, padat dan permanen, terdiri dari kelompok individu-individu yang heterogen dari segi sosial. Sesuai dengan teori klasik tersebut, State of the World’s Cities 2006 (Forman, 2008) menyebutkan bahwa populasi daerah perkotaan memiliki setengah dari jumlah populasi dunia. Pertambahan penduduk daerah perkotaan yang terus meningkat sebagai konsekuensi dari jumlah kelahiran yang lebih besar dari jumlah kematian serta adanya emigrasi. Divisi populasi pada PBB melaporkan setidaknya terdapat 200.000 orang setiap harinya yang masuk atau pindah ke dalam populasi kota. Maka istilah ‘kota’ pada umumnya identik dengan kepadatan, daerah kumuh, kemacetan lalu lintas, polusi, dll. Kemudian yang menjadi pemikiran selanjutnya adalah berkaitan dengan daya dukung lahan perkotaan dalam menopang aktivitas yang terjadi di dalamnya. Daya dukung yang dimaksud berhubungan dengan kemampuan lingkungan atau alam untuk dapat memberikan jasa pada makhluk hidup untuk bergantung padanya. Sehingga, dalam rangka memaksimalkan keberadaan lahan, dibutuhkan suatu perencanaan lahan area perkotaan. Perencanaan lahan atau perencanaan landscape perkotaan yang dilakukan harus menjadikan lingkungan sebagai pertimbangan utama dalam setiap keputusan, karena aktivitas perkotaan tersebut terjadi pada suatu ekosistem dalam lingkungan. Jika lingkungan sudah tidak mampu mendukung kebutuhan makhluk hidup yang ada didalamnya, reaksi yang diberikan dapat berupa bencana alam sebagai salah satu cara untuk menyeimbangkan kembali kondisinya. Upaya untuk menciptakan daerah perkotaan yang terbebas dari bencana alam telah menjadi salah satu kriteria penting dalam perencanaan perkotaan. Jepang sebagai negara padat penduduk dan memiliki banyak kawasan perkotaan, karena letak geografisnya, sering mengalami bencana alam berupa gempa yang berujung pada bencana lainnya seperti kebakaran. Sebaran api sangat cepat terjadi sebagai akibat dari padatnya pemukiman. Perencanaan lahan terbuka (open spaces) sebagai langkah pencegahan terhadap meluasnya kebakaran telah menjadi struktur dasar dalam perencanaan landscape perkotaan di Jepang. Tulisan ini akan memberikan gambaran mengenai perananan lahan terbuka pada perencanaan landscape perkotaan di Jepang, dengan beberapa kota besar seperti Tokyo dan Kobe sebagai bagian dari proses evolusi perencanaan landscape perkotaaan.

Sejarah
Jepang, dengan jumlah penduduk 127 juta orang menduduki urutan ke-9 dalam hal jumlah penduduk terpadat di dunia. Karena jumlah penduduknya cukup banyak dibandingkan dengan luas daratannya, maka rata-rata kepadatan penduduknya cukup tinggi, yakni mencapai 342 orang per 1 km2. Kota dengan penduduk lebih dari satu juta adalah : Sapporo di Hokkaido; Sendai di kawasan Tohoku; Saitama, Tokyo, dan Yokohama di kawasan Kanto; Nagoya di kawasan Chubu; Osaka, Kyoto, dan Kobe kawasan Kinki; Hiroshima di kawasan Chugoku; dan Fukuoka di Kyushu. Dari beberapa kota tersebut, Tokyo sebagai ibukota merupakan pusat kegiatan Jepang dengan jumlah penduduk mencapai 8.021.943 jiwa (Kedutaan Besar Jepang). Karena kepadatan penduduk di wilayah perkotaan sangat tinggi, Jepang telah melakukan perencanaan perkotaan sejak tahun 1919. Namun perencanaan kota secara komprehensif baru dilakukan pada tahun 1923 sebagai upaya untuk merekonstruksi wilayah Kanto yang mengalami kebakaran akibat gempa bumi. Sebanyak 1.484.000 orang dari 2.309.000 orang terkena dampak gempa tersebut. Pada saat itu, tujuan utama dilakukannya...
tracking img