Harley Davidson-Welcome to Experience Marketing

Only available on StudyMode
  • Pages : 11 (3042 words )
  • Download(s) : 124
  • Published : August 20, 2007
Open Document
Text Preview
WELCOME TO THE EXPERIENCE MARKETING
Experiental Marketing Pada Perusahaan Harley Davidson

Abstrak:
Pada era yang telah memasuki suatu bentuk pasar yang mulai terbentuk suatu keinginan yang tinggi dan dimana pasar dapat diciptakan dan dibentuk. Membuat para pemasar diharuskan lebih jeli dalam melihat kecenderungan ini. Adanya need yang terselubung yang tidak kasat mata. Hal ini yang harus dapat dibaca oleh para pemasar. Apa yang benar-benar diinginkan pelanggan yang belum tersentuh oleh produk atau merek mereka. Bukan hanya bagaimana cara memakai suatu produk, --tetapi apa nilai-nilai yang didapat? apa yang dirasa? apa yang bisa dibagikan kepada orang lain?--ketika seorang pelanggan berbicara tentang produk tersebut. Harley Davidson merupakan salah satu perusahaan yang menceritakan pengalaman itu disetiap karyawan dan pelanggannya.

Kata kunci: Experiental Marketing, Harley Davidson, Pengalaman, Komunitas.

PENDAHULUAN
Dream society didefinisikan sebagai masyarakat yang membentuk emotional market atau pasar dengan perilaku konsumen yang melulu emosional dan berdasarkan pengalaman. Ini salah satu ciri masyarakat hedonis yang membeli produk berdasarkan gaya hidup, petualangan, cinta dan persahabatan, identitas dir, serta kedamaian dan kepercayaan. Ini juga merupakan indikasi terjadinya transformasi pemasaran ke arah pendekatan yang lebih mengeksploitasi pengalaman konsumen. Impikasinya, sejumlah perusahaan yang cerdas dewasa ini melihat bahwa pengelolaan bisnis tidak bisa lagi mengandalkan bentuk-bentuk pemasaran konvensional semata-mata; bisnis mesti dikelola layaknya mengelola show-biz (bisnis hiburan). (Pine II & Gillmore, 1998). Experiental Marketing adalah sebuah metodologi pemasaran yang telah dikenal luas. Metodologi ini menggunakan pengalaman yang sesuai dengan Brand/Merk untuk menarik baik itu unsur rasional maupun unsur emosional sebagai pemicu untuk membeli terhadap target pasar. "Seorang pemasar dikatakan berhasil apabila ia menceritakan cerita yang sesuai dengan pandangan kita, sebuah cerita yang secara intuisi mencakup keseluruhan dari hidup kita." Kata Seth Godin dalam bukunya yang berjudul All Marketers Are Liars.

Pemikiran dasar dari Experiental Marketing adalah berkaitan dengan bias pada otak sebelah kanan karena ini berkaitan dengan memenuhi aspirasi pelanggan yang berhubungan dengan pengalaman yang ingin dirasakan. Kenyamanan dan kenikmatan dalam satu genggaman dan menghindari ketidaknyamanan dan ketidaknikmatan di sisi lain.

Experiental Marketing telah menjadi pendekatan pemasaran yang kini menjadi suatu senjata yang patut dipertimbangkan oleh para pemasar. Menurut suatu studi oleh HPI Research Group, 68% Eksekutif Pemasaran membelanjakan anggarannya untuk Experiental Marketing pada tahun 2005 dibanding pada tahun sebelumnya. Experiental Marketing juga dideskripsikan sebagai Costumer Experience Marketing karena pada dasarnya adalah mengkomunikasikan inti dari Merk melalui pengalman secara pribadi. Dan lebih lanjut dikatakan oleh Erik Hauser bahwa Experiental adalah sebuah metodologi bukan sebuah medium. Dengan semakin berkembangnya dan semakin banyaknya pemain yang masuk dalam pasar sehingga alat pemasaran 30 detik dalam saluran televisi membuat para pemasar mencari alternative lain dalam menyampaikan Merk pada pelanggan. Dan Experiental Marketing merupakan pendekatan yang banyak telah diterapkan oleh sebagian besar pemasar. Dalam kurun waktu sepuluh tahun ini, Experiental marketing juga telah menjadi topic utama dalam Merk yang mendunia saat ini. Beberapa merk ternama yang sukses menerapkan Experiental Marketing untuk menjangkau target pasarnya adalah Levi's, Nokia, Harley-Davidson dan VolksWagen.

FOKUS EXPERIENTAL MARKETING
Setiap jenis industri dewasa ini mulai menyadari bahwa mereka harus meninggalkan praktik business yang konfensional dan mulai beralih pada konsep dengan penataan panggung bisnis yang apik, kaya kreativitas, humor, fantasi, dan berbagai aktifitas yang menggelitik...
tracking img