Ham Di Indonesia

Only available on StudyMode
  • Pages : 8 (2217 words )
  • Download(s) : 1150
  • Published : December 6, 2010
Open Document
Text Preview
DAPATKAH HAM BENAR-BENAR DI TERAPKAN

DI INDONESIA

ABSTRAK

Hari HAM yang jatuh pada tanggal 10 Desember 2008, baru saja diperingati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Namun di Indonesia hampir seluruh daerah di Indonesia merayakan dengan cara berdemonstrasi. Mereka merasa pemerintah kurang serius menyikapi pelanggaran HAM, hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya kasus pelanggaran HAM yang tidak diusut tuntas oleh pemerintah. Tetapi apakah semua itu hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja? Apakah yang dapat kita lakukan sebagai warga masyarakat yang baik? Yang harus kita lakukan adalah berusaha mendapatkan hak kita yang semestinya tanpa melupakan hak-hak orang lain, setidaknya dalam ruang lingkup kecil, yaitu keluarga.

PENDAHULUAN

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun. Sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya kita menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya. Menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 Tentang : Hak Asasi Manusia. Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara hukum, Pemerintahan, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah yaitu sebuah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yang biasa kita sebut dengan Komnas HAM. Kasus pelanggaran HAM di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan dengan tuntas sehingga diharapkan perkembangan dunia HAM di Indonesia dapat terwujud kearah yang lebih baik. Pelanggaran Hak Asasi Manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut Hak Asasi Manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-Undang, dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku (Pasal 1 angka 6 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM).

Tetapi apakah di Indonesia seluruh masyarakat dan oknum pemerintah sudah benar-benar menegakkan HAM. Itulah yang masih perlu dipertanyakan.

ISI

Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia baru saja diperingati, yaitu pada tanggal 10 Desember 2008 yang lalu, berbagai lapisan masyarakat di dunia memperingati hari tersebut dengan caranya masing-masing, tak terkecuali di Indonesia. Antusias dalam memperingati hari HAM tersebut tampak terlihat jelas di seluruh daerah di Indonesia.

Tetapi tak sedikit yang merayakan hari HAM tersebut dengan aksi demonstrasi menuntut hak mereka yang merasa di rampas oleh peraturan-peraturan pemerintah, terutama adalah rakyat yang ekonominya masih dibawah rata-rata. Mereka menilai bahwa peraturan-peraturan yang telah dibuat pemerintah malah akan semakin menyengsarakan rakyat miskin. Seperti yang diserukan oleh federasi Serikat Petani Indonesia, keadaan mereka masih tertindas oleh peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah yang justru mengasingkan rakyat Indonesia dari akses kepada tanah, air, pangan dan lapangan kerja serta penggusuran dan tindak kekerasan negara terus berlangsung sedemikian keji terhadap kaum tani, kaum buruh dan kaum miskin di daerah perkotaan.

Hal yang hampir serupa juga diserukan oleh beberapa LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang tergabung dalam Komite Bersama Peringatan Hari HAM Internasional 10 Desember 2008, di antaranya adalah Perhimpunan Rakyat Pekerja, Kongres Aliansi Serikat Buruh...
tracking img