Good Corporate Governance in Bni

Only available on StudyMode
  • Pages : 11 (1554 words )
  • Download(s) : 1868
  • Published : October 31, 2009
Open Document
Text Preview
DAFTAR ISI

DAFTAR GAMBAR……………………………………………………………………………..2

A. Latar Belakang……………………………………………………………………………..3

B. Tujuan………………………………………………………………………………………..4

C. Landasan Hukum………………………………………………………………………….4

D. Pembahasan…………………………………………………………………………………6

E. Kesimpulan dan Saran……………………………………………………………………8

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………10

DAFTAR GAMBAR

Diagram 1. Dukungan UU dan Peraturan Mengenai GCG di Indonesia...............5

Diagram 2. GCG Sebagai Organizational Culture.................................................6

Diagram 3. Fungsi GCG sebagai Organizational Behaviour…………………………..9

Good Corporate Governance
Budaya Organisasi PT BNI

A. LATAR BELAKANG

Menciptakan budaya organisasi yang baik bukanlah suatu hal yang mudah, namun bisa dilakukan. Budaya organisasi memiliki dua manfaat yang paling mendasar bagi sebuah perusahaan yaitu pertama memberi dampak pada motivasi karyawan, kepuasaan dan turnover, kedua sebagai sumber keunggulan kompetitif. PT BNI sebagai salah satu bank tertua di tanah air telah memiliki akar budaya organisasi yang kuat didalamnya. Salah satu budaya organisasi yang diterapkan di lingkungan BNI adalah Good Corporate Governance (GCG). Implementasi GCG sendiri sejalan dengan salah satu misi BNI yaitu menjadi acuan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik. Budaya ini sebenarnya sudah ada sebelum adanya instruksi pemerintah untuk menerapkan GCG di setiap aspek bisnis perbankan. Namun sejak adanya landasan hukum yang jelas, maka mau tidak mau setiap lapisan organisasi yang ada di dalam BNI harus mengimplementasikannya (take it for granted). Untuk meningkatkan implementasi GCG, BNI bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan sosialisasi mengenai tindak pidana korupsi di kantor pusat dan seluruh  kantor wilayah BNI seluruh Indonesia sejak awal Agustus 2008 lalu. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja perusahaan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi stakeholder. Selain itu, implementasi GCG ini juga sebagai salah satu cara mitigasi risiko operasional bisnis perusahaan.

B. TUJUAN

GCG sebagai salah satu espoused value yang dipilih BNI untuk menjalankan roda bisnisnya diterapkan dengan cara menurunkan kepada pegawai baru melalui proses sosialisasi/diskusi, mempengaruhi perilaku seluruh karyawan dan yang terakhir mengoperasikan pada tingkat yang berbeda sesuai dengan divisi yang ada pada perusahaan. BNI sendiri menerapkan GCG bukan tanpa tujuan. Adapun tujuan penerapan GCG di BNI yaitu menciptakan nilai tambah pada semua pihak, mendorong dan mendukung pengembangan perseroan, meyakinkan kepada pemegang saham bahwa perseroan yang dikelola secara baik akan memberikan revenue bernilai tinggi, meningkatkan kontribusi perusahaan dalam kontribusi perekonomian nasional dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan perusahaan.

C. LANDASAN HUKUM

Dalam Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : Kep-117/M-Mbu/2002 Tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance Pada Badan Usaha Milik Negara (Bumn) dijelaskan bahwa Corporate governance adalah suatu proses dan struktur yang digunakan oleh organ BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholder lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika. Jadi Good Corporate Governance dapat diartikan sebagai suatu proses dan struktur yang digunakan untuk meningkatkan keberhasilan usaha, dan akuntabilitas perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang dengan memperhatikan kepentingan stakeholders serta berlandaskan peraturan perundang-undangan, moral dan nilai etika. Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa dalam Good Corporate Governance, terdapat beberapa hal penting yaitu : 1. Efektivitas yang bersumber dari...
tracking img