Page 1 of 11

Gender, Feminisme, Dan Agama Dalam Novel "Perempuan Berkalung Sorban"

Continues for 10 more pages »
Read full document

Gender, Feminisme, Dan Agama Dalam Novel "Perempuan Berkalung Sorban"

  • By
  • October 2010
  • 3247 Words
  • 1 View
Page 1 of 11

Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif
Gender, Feminisme, dan Agama Dalam Novel
“Perempuan Berkalung Sorban”

Oleh :
Indira Primadhani
06/ 195329/ SP/ 21468
Ilmu Komunikasi

Universitas Gadjah Mada
2009
A.Latar Belakang
Gender merupakan suatu ideologi yang melekat pada masyarakat yang dikonstruksikan secara sosial dan kultural sehingga menimbulkan perbedaan fungsi, peran, dan tanggung jawab berdasarkan jenis kelamin. Perbedaan gender yang terjadi melalui proses yang sangat panjang dan didukung institusi sosial yang ada dalam masyarakat menyebabkan perbedaan hak, peran, dan status dalam relasi gender. Seperti halnya dengan agama yang menjadi sumber sistem sosial. Studi mengenai feminisme dan agama selalu melahirkan berbagai kontroversi. Sebab studi femnisme selalu melibatkan seperangkat sistem emosional, yang berpengaruh langsung kepada kehidupan manusia. Di satu sisi, emosi keimanan sangat kuat menjaga tradisi agama yang diwarisi dari generasi ke generasi. Di sisi lain, semangat dekonstruksi terhadap tradisi patriarkal dalam pelaksanaan ajaran agama menjadi corak pemikiran feminisme. Persoalan gender tak akan muncul apabila perbedaan-perbedaan gender berjalan selaras sehingga antara gender laki-laki dan perempuan dapat saling melengkapi dan menghargai. Persoalan muncul ketika ketimpangan-ketimpangan yang terjadi dalam relasi gender telah melahirkan ketidakadilan terhadap perempuan. Implikasi lebih luas dari ketimpangan gender adalah perempuan banyak kehilangan hak dan kebebasannya dalam mengambil setiap keputusan baik itu yang menyangkut dirinya sendiri maupun masyarakat. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya kaum perempuan yang dijadikan warga kelas dua, bahkan diperlakukan tidak adil. Tidak jarang perempuan menjadi korban kekerasan fisik dan seksual. Dalam novel “Perempuan Berkalung Sorban”, diceritakan mengenai perjuangan seorang perempuan yang menginginkan sebuah keadilan. Secara tersirat digambarkan bahwa kedudukan perempuan lebih...