Gaya Hidup

Only available on StudyMode
  • Pages : 5 (1223 words )
  • Download(s) : 889
  • Published : April 13, 2011
Open Document
Text Preview
PROPOSAL SKRIPSI
ANALISIS PENGARUH SEGMENTASI GAYA HIDUP TERHADAP KECENDERUNGAN PEMBELIAN PRODUK BODY and SOUL PADA KONSUMEN WANITA

Oleh :
Regina Winanda 2008.011.024

1. Latar Belakang
Perkembangan jaman dan kemajuan teknologi menjadikan kaum wanita lebih peka dan peduli terhadap penampilan mereka. Hal ini guna menambah rasa percaya diri mereka. Di era globalisasi ini, produk pakaian tidak hanya menjadi konsumsi wanita dewasa saja, melainkan pada hampir semua kalangan, baik para remaja maupun wanita dewasa, tanpa melihat status dan usia. Selain itu, trend gaya hidup modern yang berkembang di kota metropolitan ini telah memaksa konsumennya untuk menggunakan produk impor, agar tidak dikucilkan dalam pergaulan. Oleh sebab itu, faktor gengsi juga mempengaruhi pembelian pembelian pakaian impor. Konsumen percaya, bahwa produk pakaian impor kualitas serta modelnya jauh lebih baik dari pada produk pakaian lokal, walaupun konsumen harus rela mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar. Gaya hidup pada prinsipnya adalahpola hidup seseorang yang tergambar dalam pada psikografisnya (kotler,2001,p.210). Artinya, gaya hidup mempengaruhi perilaku seseorang yang pada akhirnya menentukan pola konsumsi mereka. Atas dasar dan pertimbangan itulah, berbagai jenis produk pakaian impor berlomba – lomba untuk masuk ke pangsa pasar indonesia guna menarik perhatian kaum perempuan agar menggunakan produk mereka. Mengingat bahwa kebutuhan konsumen tidaklah tunggal maka perlu dipilah berdasarkan kriteria – kriteria tertentu, sehingga terdapat kesamaan dalam batasan tertentu. Pengelompokan berdasrkan kemiripan faktor – faktor tadi dan tiap kelompok diperlakukan seolah – olah mereka merupakan kelompok yang identik, ini dikenal sebagai segmentasi. Setiap berbicara mengenai segmentasi, tak pernah terlewatkan data mengenai kelas sosial. Pokok pangkalnya adalah stratifikasi sosial, sebuah struktur sosial yang terdiri dari lapisan – lapisan, dari lapisan teratas sampai lapisan terbawah. Konsep stratifikasi sosial ini sesuai dengan acuan dalam segmentasi yaitu konsumen digolong – golongkan dan dipilah – pilah berdasarkan faktor tertentu sehingga dapat dianggap memiliki kemiripan. Dalam perilaku konsumen secra samar orang membedakan pengertian kelas sosial dengan pengertian status sosial. Max Weber mengungkapkan bahwa status sosial lebih mengarah pada prinsip – prinsip konsumsiyang berkaitan dengan gaya hidup ( Wijanarko,2008). Dalam masyarakat kosmopolitan yang pluralistik, status sosial dengan mudah dapat dimanipulasi dalam masyarakat metropolis seperti Jakarta, tidak mudah melacak apakah status sosial sesuai dengan kelas sosialnya atau tidak. Seseorang mempunyai pilihan apakah dia ingin memproyeksikan diri sesuai dengan kelas sosialnya, lebih tinggi atau justru bersikap low profile. Kelas sosial yang sama memang menghasilkan gaya hidup tertentu, tetapi dalam rentang yang sangat lebar, sehingga melahirkan variasi gaya hidup dalam kelas sosial yang sama. Inilah alasan mengapa segmentasi demografis sering kali menyesatkan, sehingga harus dipendam dengan segmentasi gaya hidup. Banyak definisi yang disodorkan mengenai gaya hidup. Gaya hidup adalah frame of reference , yang dipakai seseorang dalam bertingkah laku dan konsekuensinya akan membentuk pola perilaku tertentu (Susanto,2008). Terutama bagaimana dia ingin dipresepsikan oleh orang lain, sehingga gaya hidup sangat berkaitan dengan bagaimana ia membentuk image dimata orang lain, berkaitan dengan status sosial yang diproyeksikan. Untuk merefleksikan image inilah, dibutuhkan simbol – simbol akan status tertentu, yang sangat berperan dalam mempengaruhi perilaku konsumsinya. Dalam pendekatan Value And Life Style (VALS), stratifikasi secara vertikal dilengkapi dengan pembedaan secara horizontal berupa orientasi diri. Stratifikasi vertikal berdasarkan resource. Resource disini bukanlah semata – mata materi, tetapi dalam arti yang luas mencakup sarana dan kapasitas psikologis, fisik dan, demografis....
tracking img