Garuda

Only available on StudyMode
  • Pages : 6 (1585 words )
  • Download(s) : 549
  • Published : February 24, 2011
Open Document
Text Preview
indonesia
1. Situasi yang dihadapi Emirsyah Satar pada saat menjadi CEO di tahun 2005 dan manajemen turnaround? Emirsyah Satar sebenarnya bukan orang baru di dalam manajemen Garuda Indonesia. Ia merupakan Direktur Keuangan di dua periode masa kepemimpinan yaitu Robby Djohan dan Abdul Gani. Sebenarnya, management turn around pertama kali di Garuda terjadi pada masa Abdul Gani, dimana Garuda Indonesia perlahan diubah menjadi perusahaan yang memang mendatangkan keuntungan (tahun 1997, utang Garuda mencapai US$ 1,8 miliar). Kala itu, dilakukan langkah sistematis ke dalam 3 garis besar: keuangan (hutang), operasional (keterlambatan) dan manajemen (tidak solid dan produktivitas rendah). Ketika Abdul Gani mengundurkan diri pada 2002, Emirsyah tetap melanjutkan apa yang sudah dikerjakan sebelumnya, terutama mengenai masalah On-time Performance penerbangan. Di tahun 2008, momentum transformasi Garuda Indonesia berlanjut dengan upaya-upaya peningkatan keselamatan penerbangan, kualitas pelayanan kepada penumpang, serta peremajaan armada. Selain itu, langkah privatisasi Garuda yang dilakukan oleh pemerintah membuat Emirsyah harus menutup kebocoran cashflow yang ada. Beberapa management turn-around yang dilakukan adalah: 1. Restrukturisasi Keuangan

Dengan cara efisiensi biaya, optimalisasi pendapatan dan revenue management (pengelolaan pendapatan). Dengan adanya fluktuasi harga minyak serta competitor. Garuda memperkuat pengelolaan pendapatan yang pada dassarnya merupakan pengelolaan antara penetapan harga (pricing) dan pengoptimalan kapasitas yang ada. Hasilnya, pada tahun 2008, Garuda Indonesia membukukan laba sebesar Rp 1.186,9 miliar 2. Meningkatkan Aspek Keselamatan dan Kenyamanan

Garuda meraih penghargaan tingkat dunia dari IOSA mengenai keselamatan dan keamanan penerbangan serta menjadi satu-satunya airlines di Indonesia yang memiliki akreditasi ini. Selain itu, dari tingkat kecelakaan juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. 3. World Class Airlines and Image

Melalui Garuda Indonesia Experience yang diresmikan pada Juli 2009, Garuda Indonesia melakukan perubahan identitas dan image dengan mengedepankan layanan setara internasional baik dari pre-flight seperti pemesanan tiket, check-in counter, in-flight, dan post-flight (pengambilan bagasi). Dengan layanan setara world-class airlines, namun Garuda Indonesia tetap membawa kultur Indonesia, terlihat dari cara salam dan seragam para kru, aneka meal flight yang tetap bernuansa Indonesia hingga rute penerbangan domestik baru yang dibuka (Jakarta-Gorontalo misalnya).

2. Situasi saat ini? Pasar, konsumen, keuangan, brand image dan kondisi Garuda? Pada Februari 2011, Garuda Indonesia secara resmi melepas 26,27% sahamnya menjadi Go Public dan berganti nama menjadi PT. Garuda Indonesia Tbk. Hal ini mengakibatkan perubahan strategi manajemen di dalam tubuh Garuda Indonesia sendiri. Permasalahan yang timbul adalah:

1. Tidak suksesnya aksi penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) PT Garuda Indonesia Tbk

Harga penawaran saham Garuda ketika dibuka adalah sebesar Rp 750 per lembar. Namun, pada pencatatan saham perdana dibuka turun Rp 50 ke level Rp 700, bahkan mencapai harga terendah di Rp 580 per lembar dan pada hari ini akhirnya ditutup pada Rp 620 (per 16 Februari 2011). Hingga kini, pergerakan saham Garuda masih fluktuatif karena dipengaruhi permintaan pasar yang sepi akan saham Garuda. 2. Konflik antara Menteri BUMN dengan DPR mengenai privatisasi Garuda Dengan dibukanya IPO, Komisi IX DPR memperkirakan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 4,65 triliun. Selain itu, langkah pembukaan IPO dinilai tidak memiliki timing yang tepat sehingga sepi pasar dan harga sahamnya jatuh. Namun, disisi lain, pemerintah menilai bukan mengenai timing namun adanya sentiment buruk yang membayangi Garuda. 3. Pembukaan rute internasional baru

Rencana awal Garuda akan memepergunakan 80% dari hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan armada dan pembelian pesawat,...
tracking img