Frito Lay

Only available on StudyMode
  • Pages : 11 (3248 words )
  • Download(s) : 123
  • Published : October 4, 2010
Open Document
Text Preview
I. LATAR BELAKANG

Dip adalah sejenis saus yang sering digunakan untuk mencelup makanan. Dip digunakan secara khusus sebagai suatu perangsang makan, snack, atau pelengkap tambahan pada suatu waktu makan. Popularitas dip telah meningkat akhir-akhir ini sebagai akibat kemudahan penggunaan, kemulti-gunaan, dan kecenderungan ‘grazing’ (“ngemil”) di Amerika Serikat. Dip dapat dihidangkan bersama dengan keripik-keripik, crackers, atau sayuran mentah (lalapan). Volume seluruh penjualan eceran dip lewat supermarket adalah $620 juta dalam tahun 1985. 2/3 dari volume ini dicapai oleh dip-yang siap saji; sisa yang 1/3 dicapai oleh campuran dip untuk persiapan penyajian di rumah. Kira-kira 55 % dip siap saji membutuhkan lemari es. Para pesaing dalam segmen ini adalah Kraft, Borden, sejumlah besar pengusaha susu regional, dan banyak merk yang ada. Harga eceran dip yang ditaruh di lemari es secara khusus berjenjang dari $0.07 sampai $0.15 per ounce. Kira-kira 45 % dip yang siap saji adalah ‘shelf-stable” (yaitu, dips yang dibungkus dalam kaleng makanan dan membutuhkan lemari es). Frito-Lay adalah pesaing yang besar dalam shelf-table dip, dengan penjualan $ 135 juta, yang diikuti oleh pembuat keripik setempat dengan penjualan $ 50 juta. Harga eceran shelf-table dip berjenjang dari $0.13 sampai $0.20 per ounce. Sebagai perbandingan, harga mix dip adalah secara tipikal $ 0.09 per ounce. Frito-Lay Inc. adalah sebuah divisi dari PepsiCo, Inc. Frito-Lay adalah suatu perintis yang secara nasional diakui dalam bidang pembuatan, pemasaran dan penjualan berbagai makanan snack asin seperti bervariasi corn chips, potato chips dan jenis snack lainnya. PepsiCo. Inc., adalah suatu perusahaan barang dagangan konsumen yang berbasis di New York. Bagian-2 PepsiCo, Inc. yang lain termasuk Pizza Hut, Taco Bell, Pepsi Cola Bottling Group, Kentucky Fried Chicken, dan PepsiCo Foods International. PepsiCo, Inc. mencetak penjualan bersih lebih $8 milliar pada tahun 1985. Frito-Lay merupakan hasil dari merger pada tahun 1965 antara Frito-Lay, Inc. dengan Pepsi-Cola Company yang berujung pada terbentuknya PepsiCo, Inc. Produk-produk yang dijual atas nama Frito-Lay kemudian masuk dalam dua divisi PepsiCo, yaitu Frito-Lay North America (North American sales) dan PepsiCo International (international sales). Dalam hal manufaktur, Frito-Lay mengoperasikan 41 manufacturing plants di 26 negara bagian di Amerika Serikat, termasuk juga snack food plant terbesar di dunia yang terletak di Frankfort, Indiana. Keseluruhan produksi yang dihasilkan semua plants terebut adalah sekitar 30.000 bungkus snacks per menit. Frito-Lay menggunakan 2.3 milyar pon kentang dan 775 juta pon jagung per tahun untuk menghasilkan snacks foods tersebut. Sebagai bagian food division dari PepsiCo, Frito-Lay merupakan supplier potato chips dan corn chips terbesar di dunia, memegang 60% pasar domestik di Amerika Serikat, 40% di global, dan menjual produk-produknya ke 120 negara di dunia. Frito-Lay menjual delapan dari top 10 penjualan nasional snack chips, dan sebagai pemain global, Frito-Lay berhasil mengalahkan berbagai kompetitornya dengan menjual sekitar 4.5 milyar bungkus snacks per tahunnya. Yang membuat Frito-Lay berbeda dibanding dengan kompetitornya adalah produk dan servisnya. Dengan lebih dari 30.000 karyawan di tingkat nasional, 12.000 sales force, store-door sales force terbesar di dunia, dan sekitar 750.000 sales calls terjadi setiap minggunya, dapat dilihat bahwa servis merupakan salah satu prioritas utama Frito-Lay. Frito-Lay mulai memperkenalkan penggunaan dip pada tahun 1950, dan sampai tahun 1983 hanya menjual 3 macam dip. Beberapa produk Frito-Lay yang dikenal luas adalah sebagai berikut: - LAY'S® - DORITOS® - TOSTITOS® - CHEETOS® - FRITOS® - SUNCHIPS® - BAKED - FRITO-LAY® DIPS

[pic] [pic] [pic]

Popularitas penggunaan dip mempercepat perluasan garis...
tracking img