Customer Relation

Only available on StudyMode
  • Pages : 9 (1691 words )
  • Download(s) : 992
  • Published : December 12, 2010
Open Document
Text Preview
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Public Relations

1. Pengertian dan Konsep Dasar Public Relations

Istilah public relations sering diartikan menjadi ”hubungan masyarakat (humas)”. Sebenarnya pengguna istilah hubungan masyarakat tidak tepat. Arti kata ”public” dalam public relations berbeda dengan kata “masyarakat” dalam hubungan masyarakat. Isitilah masyarakat terlalu luas, sedangkan public (publik) hanyalah bagian dari masyarakat yang luas itu. Publik merupakan sekumpulan orang atau kelompok dalam masyarakat yang memiliki kepentingan atau perhatian yang sama terhadap sesuatu hal.

Jadi publik bercirikan:

a. Mempunyai kepentingan atau perhatian yang sama terhadap suatu isu atau objek tertentu. Kepentingan dan atau perhatian ini yang mengikat anggotanya secara emosional

b. Tidak harus berada dalam satu wilayah geografis. Publik bisa berada dalam temapt yang berjauahan dan tidak saling mengenal.

Menurut Onong Uchjana Effendy, “Ada banyak pendapat di dunia ini tentang pengertian public relations. Sekitar 2000 lebih pendapat yang dikemukakan oleh para ahli di Amerika.” Berikut adalah beberapa definisi diantaranya:

a. John E. Marston[1]

“Public relations is planned persuasive communication designed to influence significant public”(Public relations adalah kegiatan komunikasi persuasif dan terencana yang didesain untuk memengaruhi public yang signifikan)

b. Frank Jefkins[2]

“Public relations is a system of communication to create a good will” (Public relations adalah sebuah system komunikasi untuk menciptakan niat baik).

c. Tony Greener[3]

“Public relations adalah presentasi positif suatu organisasi keseluruh publiknya.”

d. Onong Uchjana Effendy[4]

“humas adalah komunikasi dua arah antara organisasi dengan public secara timbale balik dalam rangkamendukung fungsi dan tujuan manajemen dengan meningkatkan pemebinaan kerja sama dan pemenuhan kepentingan bersama”

e. Cutlip, Center & Broom[5]

“Public relations adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahanakan hubungan baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut.”

f. Grunig & Hunt[6]

“Public relations adalah manajemen komunikasi antara organisasi dengan publiknya”

Selain definisi-definisi diatas, masih banyak definisi public relations yang lain, tetapi pada hakekatnya terdapat persamaan. Terutama bahwa kegiatan public relations dimaksudkan untuk memperoleh pengertian, kepercayaan, dan dukungan melalaui komunikasi dua arah.

“PR pada hakekatnya adalah kegiatan komunikasi, kendati agak lain dengan kegiatan komunikasi lainnya, karena ciri hakiki dari komunikasi PR adalah two way communications (komunikasi dua arah/timbal balik). Arus komunikasi timbal balik ini yang harus dilakukan dalam kegiatan PR, sehingga terciptanya umpan balik yang merupakan prinsip pokok dalam PR.”[7]

PR berfungsi menumbuhkan hubungan baik antara segenap komponen pada suatu lembaga/instansi dalam rangka memberikan pengertian, menumbuhkan dan mengembangkan goodwill (kemauan baik) publiknya serta memperoleh opini public yang menguntungkan (alat untuk mencipta kerjasama berdasarkan hubungan baik dengan publik) (Soleh Soemirat. 2002:12).

2. Fungsi Public relations

Fungsi public relations adalah harapan publik terhadap apa yang seharusnya dilakukan oleh public relations sesuai dengan kedudukannya sebagai public relations. Jadi, public relations dikatakan berfungsi apabila dia mampu melakukan tugas dan kewajibanya dengan baik, berguna atau tidak dalam menunjang tujuan perusahaan dan menjamin kepentingan publik.

Secara garis besar fungsi public relations adalah

a. Memelihara komunikasi yang harmonis antara perusahaan dengan publiknya

b. Melayani kepentingan publik dengan baik

c....
tracking img