Asean Tourism

Only available on StudyMode
  • Pages : 10 (3126 words )
  • Download(s) : 568
  • Published : March 26, 2011
Open Document
Text Preview
I.PENDAHULUAN
Pariwisata. Sebuah kata magis yang mampu menyihir banyak orang untuk sejenak membebaskan pikiran mereka dari kejenuhan rutinitas sehari-hari. Sebuah kata yang mampu membuat orang berpikir atau lebih tepatnya berkhayal tentang tempat-tempat impian yang ingin mereka kunjungi. Ya, pariwisata atau wisata memang merupakan sebuah “obat mujarab” untuk “menyembuhkan” orang-orang dari kejenuhan rutinitas sehari-hari. Untuk menjawab keinginan pasar inilah maka muncul industri-industri yang berhubungan dengan pariwisata, misalnya saja jasa biro perjalanan, jasa angkutan, jasa hotel dan restoran, produk-produk primer pariwisata, produk-produk sekunder pariwisata sampai ke media-media pariwisata. Jasa biro perjalanan adalah sebuah badan usaha yang menawarkan produk layanan pariwisata berupa pengurusan transportasi, akomodasi, dokumen-dokumen perjalanan (internasional) dan segala hal yang berhubungan dengan pariwisata. Biasanya biro-biro perjalanan yang ada menjual produknya dalam satu paket perjalanan. Contoh biro-biro perjalanan yang terkemuka di Indonesia adalah misalnya Wita Tour, Panorama Tour dan lain-lain. Jasa angkutan adalah sebuah badan usaha yang menawarkan layanan mobilisasi baik orang maupun barang dari suatu tempat ke tempat lain. Mobilisasi yang dimaksud termasuk mobilisasi darat, udara dan laut. Dalam pariwisata, jasa angkutan ini (terutama jasa angkutan udara) memegang peranan yang penting apalagi dalam perjalanan internasional. Contoh badan-badan usaha jasa angkutan ini adalah misalnya Garuda Indonesia, Star Cruise dan lain-lain. Jasa hotel dan restoran juga memegang peranan yang penting dalam industri pariwisata. Orang-orang yang bepergian ke suatu tempat yang asing bagi dirinya tentu tetap membutuhkan sarana pemenuhan kebutuhan pangan dan papan. Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang untuk membangun sebuah jasa usaha hotel dan restoran. Produk-produk primer pariwisata adalah sebuah atraksi atau benda yang memiliki daya tarik pariwisata dan dieksploitasi oleh sebuah badan usaha untuk mendatangkan keuntungan. Contoh produk ini adalah misalnya taman wisata, museum, atraksi dan lain-lain. Untuk menikmati produk ini, biasanya wisatawan harus mengeluarkan sejumlah uang sebagai tiket masuk. Produk-produk sekunder pariwisata adalah pada intinya menciptakan produk-produk yang mendukung, mempermudah dan menunjang kegiatan berwisata. Misalnya saja industri tas wisata atau yang biasanya kita sebut koper. Contoh produk lainnya adalah cenderamata yang mampu menampilkan ciri khas suatu daerah tertentu. Cenderamata menjadi sebuah barang yang masuk dalam “daftar barang yang wajib dibeli” bagi para wisatawan. Media-media pariwisata adalah badan usaha yang tugasnya adalah menyampaikan informasi-informasi nyata tentang tempat-tempat wisata. Contoh media cetak yang bergerak di bidang ini misalnya adalah majalah “JalanJalan”, “Tamasya”, “National Geographic Traveler”, “DestinAsian” dan masih banyak lagi. Sedangkan contoh media elektronik yang bergerak di bidang ini adalah misalnya “Discovery Travel & Living”, “Travel Channel” dan lain-lain.

II.PERAN PENTING PARIWISATA
Dengan memperhatikan industri-industri tersebut di atas yang -baik secara langsung maupun tidak- berhubungan dengan bidang pariwisata, bisa kita bayangkan seberapa besar dampaknya terhadap perekonomian global. Dalam bidang tenaga kerja misalnya, kita bisa membayangkan bahwa banyak sekali orang yang bekerja di bidang pariwisata baik secara langsung ataupun tidak. Dalam industri-industri yang telah disebutkan di atas misalnya, kita bisa menyebut contoh orang yang pekerjaannya berhubungan langsung dengan industri pariwisata, misalnya konsultan tur, pramugari pesawat, resepsionis hotel, penjaga loket tempat wisata dan lain-lain. Sedangkan contoh orang yang pekerjaannya secara tidak langsung berhubungan dengan industri pariwisata adalah misalnya pekerja pabrik pembuat koper, pembuat cenderamata, wartawan wisata, editor majalah wisata dan...
tracking img