Arsitektur Kolonial Kota Lama Semarang

Only available on StudyMode
  • Pages : 16 (4214 words )
  • Download(s) : 585
  • Published : April 20, 2011
Open Document
Text Preview
ENCLOSURE Volume 7 No. 2 Juni 2008 Jurnal Ilmiah Perancangan Kota dan Permukiman

ARSITEKTUR KOLONIAL KOTA LAMA SEMARANG
B. Adji Murtomo

ABSTRAKSI Kota Semarang adalah salah satu kota di Jawa Tengah yang perkembangannya sebagian besar dipengaruhi oleh fungsinya sebagai kota pelabuhan sejak jaman kolonial. Hal ini menyebabkan banyaknya akulturasi budaya yang terjadi antara pendatang dengan warga pribumi. Percampuran ini juga mempengaruhi aspek arsitektural di Semarang. Baik itu dalam segi perencanaan dan perancangan kota, sampai dengan style bangunan yang banyak digunakan pada masa tersebut. Dalam hal penataan kota, kedatangan ras-ras pendatang itu juga menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan dan perkembangan pada perencanaan kota Semarang. Pengaruh bangsa Belanda relatif lebih besar terhadap karya-karya arsitektural yang dihasilkan di Semarang itu. Hal ini dapat dilihat dengan keberadaan daerah-daerah seperti Kawasan Candi dan Kota Lama. Kota Lama, berbeda dengan wilayah Candi, ciri arsitektural Kolonialnya masih terlihat dengan jelas lewat bangunan-bangunan dan pengaturan wilayah di salah satu bagian kota Semarang tersebut. Hal ini menjadikan Kota Lama sebagai salah satu miniatur dari keadaan konkrit kota Semarang pada masa tersebut.

asing ini berakar pada sifat komunitas kolonial yang menekan dan karena hal ini, kota-kota kolonial sering kali dikarakterisasikan sebagai duality atau kota ganda. Di Indonesia kondisi kota-kota kolonial justru jauh lebih kompleks selain karena bagian lokal yang bergaya barat, terdapat juga bagian asing yang bergaya oriental, terutama Cina. Oleh karena itu, kotakota di Indonesia pada era kolonial bisa dikarakterisasikan sebagai kota tiga bagian dengan muatan arsitektur lokal berupa Kraton & Kampung, bagian cina yang terdiri dari ruko-ruko, dan satu bagian yang bergaya Barat yang tersusun atas benteng dan gudang-gudang kolonial. Lehmann telah menjabarkan tiga elemen dari penyusun kota; Kraton, Ruko, & Benteng yang mengatur sebuah konfigurasi yang bisa dianggap umum bagi kota-kota kolonial di Indonesia. Bagaimanapun konfigurasi dari tiga elemen ini tidaklah sama di semua kota. Kadang satu bagian atau bagian yang lainnya dominan. Bahkan kadang ada elemen yang tidak ada seperti hilangnya Kraton, karena dominasi dari Benteng di Batavia dan dominasi elemen Cina seperti di Lasem. Bisa juga hilangnya benteng karena dominasi Kraton, seperti di Palembang. Kadang salah satu dari elemen ini tidaklah terlalu berperan atau menonjol, seperti keraton di Manado. Kondisi dari perseteruan tiga elemen yaiut yang menyebeabkan perbedaan di tiga tipe kota kolonial yang ada di Indonesia, yang kebanyakan didominasi oleh orang Indonesia, orang Cina & Bangsa Barat, seperti kota Yogyakarta, kota pasar Lasem, dan kota administratif Batavia. Walaupun ketiga tipe secara fundamental semua sama karena ditentukan oleh situasi kolonialnya, perbedaan 69

TEORI KOLONIAL DI INDONESIA Secara umum semua kota-kota kolonial memiliki persamaan, yakni fakta bahwa mereka terbagi menjadi dua bagian, bagian yang berasal dari penduduk/budaya lokal & bagian yang merupakan hasil dari cipta karya/budaya pendatang/ orang asing, karena proses dari imposisi kota yang mereka hasilkan. Oposisi antara belahan campuran &

ARSITEKTUR KOLONIAL KOTA LAMA SEMARANG

dari campuran ketiga bagian ini meningkatkan variasi substansial yang dimana tipologinya dari kota-kota kolonial ini bisa didasarkan.

Semarang, bekerja sama dengan jawatan pekerjaan umum. Sebagai penasehat kota, Karsten juga menyusun paket lengkap kota, yang berisi : Town-plan ( perencanaan kota) Detail plan (rencana detail kota) Building Regulation ; peraturan bangunan untuk sejumlah kota di Jawa, antara lain : Semarang, Bandung, Batavia (Jakarta), Magelang, Malang, Buitenzorg (Bogor), Madiun, Cirebon, Meester Cornelis (Jatinegara) dua kota kerajaan Yogyakarta dan Surakarta dan kota Purwokerto.

Ruang terbuka publik berada di pusat kota, biasanya dekat dengan dengan...
tracking img