Aplikasi Penampil Gambar Terdistribusi

Only available on StudyMode
  • Pages : 14 (1919 words )
  • Download(s) : 1065
  • Published : February 24, 2009
Open Document
Text Preview
APLIKASI PENAMPIL GAMBAR TERDISTRIBUSI
DENGAN WEB SERVICE SOAP

Oleh : Wahyu Sulistiyo dan Muhammad Anif

Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang Jl Prof.H. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50275

Abstrak

Sebuah sistem terdistribusi yang bisa beroperasi di komputer yang berbeda dalam sebuah jaringan merupakan suatu hal yang rumit. Platform yang berbeda pada jaringan komputer dapat menyulitkan pemrograman. Web service merupakan standar yang didesain untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan menggunakan protokol standar SOAP untuk saling mengirimkan pesan dalam format XML, sebuah aplikasi dapat berkomunikasi dengan aplikasi yang lain. Dengan menggunakan kemampuan web service ini dibuat aplikasi yang dapat menampilkan gambar BMP dan JPG. File-file BMP dan JPG merupakan file format gambar. File-file tersebut diletakkan pada server Internet. Klien akan mengambil file-file tersebut menggunakan prosedur SOAP dan menampilkannya.

Kata kunci: Web Service, SOAP, XML

1. Pendahuluan

Seiring dengan perkembangan jaringan komputer, lahir pula paradigma sistem komputer terdistribusi. Aplikasi dibagi menjadi 2 bagian, yaitu klien dan server. Klien merupakan aktifitas terdistribusi, sedangkan server merupakan bagian yang membawa aktifitas tersebut. Sistem desentralisasi meminimalkan potensi kemacetan lalu lintas data (bottleneck), dengan cara mendistribusikan beban kerja melalui berbagai sistem. Hal ini memberikan fleksibilitas pada desain aplikasi yang sebelumnya merupakan sistem tersentralisasi.

Namun arsitektur dua-tingkat ini memiliki banyak keterbatasan sehingga memunculkan sistem tiga-tingkat, yang membagi aplikasi menjadi presentation part, business logic dan data. Model tiga-tingkat ini membuat sistem menjadi lebih terorganisasi.

Agar para pengembang tidak menjalankan pekerjaan aras rendah seperti konversi data atau urutan byte pada mesin yang berbeda, dikembangkan layer perangkat lunak baru, yang disebut middleware, yang menjembatani perbedaan antara berbagai host. Middleware generasi pertama, misalnya DCE (Distributed Computing Environment), berbasis pada model pemrograman prosedural dan kemudian digantikan oleh model pemrograman berorientasi obyek oleh middleware generasi berikutnya, yaitu CORBA (Common Object Request Broker Architecture), DCOM (Distributed Component Object Model) atau RMI (Remote Method Invocation), yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Ketiga middleware di atas (CORBA, DCOM dan RMI) bekerja dengan cara yang serupa. Perbedaannya hanya pada perbedaan fitur-fitur yang didukung dan juga tingkat kompleksitasnya. Karena berbeda protokol, sebuah server DCOM tidak dapat dipanggil dari klien RMI. (Untuk mengatasi masalah ini, adalah menggunakan mekanisme yang disebut RMI over IIOP, yang digunakan dalam hubungan dengan lingkungan JavaBean Enterprise). Hubungan ini berbasis point-to-point.

Sebagai tambahan, ketiga middleware tersebut biasa digunakan untuk aplikasi intranet, dan timbul masalah saat menembus firewall. Ketiganya menyediakan HTTP tunneling untuk mengakses server yang dilindungi oleh firewall.

2. Web Service

Secara sederhana, web service merupakan semua aplikasi yang dapat dipublikasikan, diletakkan dan dilibatkan pada Internet (Hartwig Gunzer, 2002). Contohnya adalah: - informasi harga saham
- laporan cuaca
- pemesanan tiket penerbangan.
Sebuah web service dapat menggunakan web service lain dalam rangka melaksanakan pekerjaannya.

Karena tidak mampu menembus firewall, maka ketiga middleware yang tersebut sebelumnya (CORBA, DCOM dan RMI) tidak dapat digunakan untuk web service. Apalagi lingkungan pada web (baik di sisi server maupun klien) sangat beragam, tidak diketahui jenis middleware yang digunakan. Karena itu, diperlukan sebuah pendekatan baru untuk web service.

Situs webservice.org mendefinisikan web service sebagai fungsi-fungsi yang terenkapsulasi (encapsulated), digabungkan dengan bebas (loosely coupled) dan...
tracking img