Analisis Laporan Keuangan Pt Scm

Only available on StudyMode
  • Pages(s): 30 (7319 words)
  • Download(s): 1973
  • Published: October 27, 2010
Read full document
Text Preview
BAB 1 TINJAUAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN| Analisis Laporan Keuangan PT Surya Citra Media|

DAFTAR ISI
I.Menjelaskan Analisis Bisnis dan Hubungannya dengan Analisis Laporan Keuangan6
II.Analisis Bisnis PT Surya Media Citra Tbk7
A.Business Environment7
B.Business Strategy9
III. Analisis Menggunakan Laporan Keuangan12
IV.Analisis Keuangan12
V. Analisis Akuntansi19
VII.Menganalisis dan Menginterpretasikan Laporan Keuangan sebagai Awal Analisis yang Lebih Mendetail23
VIII.Menerapkan Beberapa Teknik Dasar Analisis Laporan Keuangan24
IX.Menentukan dan Merumuskan beberapa Model Penilaian Fundamental24
X.Menjelaskan Maksud Analisis Laporan Keuangan dalam Pasar yang Efisien24

TINJAUAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Tujuan Analisis
I. Menjelaskan Analisis Bisnis dan Hubungannya dengan Analisis Laporan Keuangan

Financial Statement
Managers’ superior information on business activities
Estimation Errors
Distortions from managers’ accounting choices
Accounting System
Measure and report economic
Consequences of business activities
Accounting Strategy
Choice of accounting policies
Choice of accounting estimates
Choice of reporting format
Choice of supplementary disclosure
Accounting Environment
Capital Market structure
Contracting and Governance
Accounting Conventions and regulations
Tax and Financial Accounting linkages
Third Party Auditing
Legal system for Accounting disputes
Business Activities
Operating Activities
Investment Activities
Financing Activities

Business Strategy
Scope of Business
Degree of diversification
Type of diversification
Competitive Positioning
Cost of Leadership
Differentiation
Key Success factors and risk
Business Environment
Labor market
Capital market
Product market
Suppliers
Customers
Competitors
Business Regulation

II. Analisis Bisnis PT Surya Media Citra Tbk

A. Business Environment
Saat ini industri TV nasional diperkirakan memiliki sekitar 70 stasiun televisi lokal yang sudah mengudara dari sekitar 200 lebih pemegang ijin penyiaran televisi. Dimana pada saat ini, televisi lokal tersebut telah secara rutin mengudara selama 6 hingga 7 jam per harinya. SCTV, anak perusahaan SCM, sebagai salah satu televisi nasional yang pada saat ini mengudara 24 jam sehari dan bersiaran melalui 46 stasiun relay-nya yang mencakup lebih dari 240 kota dan menjangkau lebih dari 175 juta potensi pemirsa. Industri media merupakan salah satu industri yang saat ini sedang berkembang pesat di regional Asia juga Indonesia. Selain itu, tekanan kompetisi lokal maupun global, serta dorongan untuk makin meningkatkan efisiensi, menurunkan cost, dan meningkatkan profit, memunculkan berbagai merger atau aliansi antara berbagai institusi media, khususnya di media televisi siaran di Indonesia. Dalam salah satu media dikutip bahwa “Sektor penyiaran dalam negeri telah meningkat dengan pesat seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat Indonesia akan dunia hiburan. Bahkan iklan di televisi diprediksi akan meningkat hingga sembilan persen pada tahun 2010 nanti.”

Competitors
Pemain terbesar dalam industri ini adalah kelompok MNC (PT Media Nusantara Citra). MNC mempunyai tiga stasiun TV “free to air”(FTA), RCTI, TPI, dan Global TV. Melalui ketiga stasiun TV tersebut, MNC meraih pangsa pasar belanja iklan televisi sebesar 33%. Kelompok kedua, dengan payung PT Bakrie Brothers (Grup Bakrie), membawahi: ANTV dan Lativi. Kelompok ketiga, dengan payung PT Trans Corporation (Grup Para), membawahi: Trans TV dan Trans-7 (dulu TV7).

Business Regulation
Lembaga yang Mengatur Industri Media
Lembaga yang mengatur media dan pertelekomunikasian dalam dunia internasional adalah Federation Communication Commission (FCC). Lembaga inilah menentukan garis besar aturan bagi organisasi media serta standar dalam bidang telekomunikasi. Beberapa pakta yang dikeluarkan oleh Federation Communication Commission...
tracking img