Analisis Dan Penilaian Kinerja Portofolio Optimal

Only available on StudyMode
  • Pages : 18 (6234 words )
  • Download(s) : 490
  • Published : September 24, 2012
Open Document
Text Preview
Bisnis & Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, Sept—Des 2008, hlm. 178-187 ISSN 0854-3844

Volume 15, Nomor 3

analisis dan Penilaian Kinerja Portofolio Optimal Saham-Saham lQ-45 umantO eKO1*
1

Departemen Ilmu Administrasi, FISIP Universitas Indonesia

abstract. Portfolio is basically related to how one allocates a number of stocks into various investment types that results on optimal profits. By making diversification, investor may reduce the rate of risk and at the same time optimize the rate of expected return. Based on that, this research raises the problem of how to design an optimal portfolio simulation, i.e. a combination of liquid shares LQ 45 listed in Jakarta Stock Exchange (Now is known as Indonesia Stock Exchange, after the merger with Surabaya Stock Exchange) in the period of 20022007 by using Single Index Model and Constant Correlation Model. Single Index Model is a model of portfolio analysis using the account of Excess Return to Beta (ERB) Ratio and value of C* to gain optimal shares on portfolio. The procedure of Constant Correlation Model is exactly parallel to the case of Single Index Model. However, unlike in the Single Index Model, all securities are ranked by Excess Return to Standard Deviation (ERS) instead of Excess Return to Risk. After securities are ranked using the above ratio, securities with greater Excess Return to Standard Deviation and Cut off Point (C*) are included into the optimal portfolio. Keywords: optimal portfolio, single index model, constant correlation model

Pendahuluan Portofolio dinyatakan sebagai sekumpulan asset yang dimiliki untuk tujuan ekonomis tertentu. Konsep dasar yang dinyatakan dalam portofolio adalah bagaimana mengalokasikan sejumlah dana tertentu pada berbagai jenis investasi yang akan menghasilkan keuntungan yang optimal (Harold, 1998). Pertimbangan utama bagi pemilik dana (investor) dalam mengoptimalkan keputusan investasi adalah memaksimumkan tingkat imbal hasil investasi (return) pada risiko (risk) investasi tertentu (Saragih dkk., 2006). Pembuatan kerangka keputusan investasi sangat menentukan keberhasilan seorang investor dalam mengoptimalkan tingkat imbal hasil investasi dan mengurangi sekecil mungkin risiko yang dihadapi (Markowitz, 1952). Berkaitan dengan hal tersebut diatas, permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana mendesain suatu simulasi portofolio optimal yang merupakan kombinasi dari saham-saham likuid LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2002-2007. Analisis tentang pembentukan portofolio yang optimal ditekankan kepada deskripsi secara sistematis tentang teori, model, dan interpretasi penelitian empiris. Penjelasan tersebut bertolak belakang dari hasil temuan Markowitz (1952) tentang teori seleksi portofolio. Saragih (2005) menekankan bahwa model yang didesain oleh Markowitz adalah model satu periode (single-period). Sharpe (1963) mengembangkan suatu teknik yang lebih sederhana dan membuat teori portofolio lebih aplikatif meskipun digunakan untuk mengelola sekuritas dalam jumlah besar yang dikenal *Korespondensi: +62852 16212356; umanto@ui.ac.id

dengan Single Index Model. Cohen dan Pogue (1967) menggunakan beberapa model pengujian empiris dalam seleksi terhadap pembentukan portofolio yang optimal. Elton, Gruber, dan Padberg (1971; 1976 ; 1977; 1978) menggunakan model Single Indeks, Constan Correlation, dan Model Multi Group, yang kemudian dikembangkan pada tahun 1978 dengan lebih menyederhanakan teknik perhitungannya. Clarence (1984) mengunakan model indeks tunggal (single index model), model multi indeks (multi index), dan model konstan correlation (constant correlation model) dalam pembentukan portofolio yang optimal. Elton dan Gruber (1986) mengembangkan model multi periods dan single period dalam penentuan investasi yang optimal. Chamberlain, Cheung, dan Clarence (1990) menggunakan model multi indeks (multi index model) dalam pembentukan portofolio yang optimal. Kathy Kam (2006)...
tracking img