Analgesik

Only available on StudyMode
  • Pages : 15 (3609 words )
  • Download(s) : 342
  • Published : March 26, 2011
Open Document
Text Preview
Analgesik 

adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri dan akhirnya akan memberikan rasa nyaman pada orang yang menderita.

Nyeri merupakan suatu pengalaman sensorik dan motorik yang tidak menyenangkan, berhubungan dengan adanya potensi kerusakan jaringan atau kondisi yang menggambarkan kerusakan tersebut.  Sedangkan antipiretik adalah obat yang dapat menurunkan demam (suhu tubuh yang tinggi). Pada umumnya (sekitar 90%) analgesik mempunyai efek antipiretik.

Gejala Nyeri dapat digambarkan sebagai rasa benda tajam yang menusuk, pusing, panas seperti rasa terbakar, menyengat, pedih, nyeri yang merambat, rasa nyeri yang hilang – timbul dan berbeda tempat nyeri.   Apa yang menyebab kan nyeri ? 

Nyeri terjadi jika organ tubuh, otot, atau kulit terluka oleh benturan, penyakit, keram, atau bengkak. Rangsangan penimbul nyeri umumnya punya kemampuan menyebabkan sel-sel melepaskan enzim proteolitik (pengurai protein) dan polipeptida yang merangsang ujung saraf yang kemudian menimbulkan impuls nyeri. Senyawa kimia dalam tubuh yang disebut prostaglandin beraksi membuat ujung saraf menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan nyeri oleh polipeptida ini.  Penanganan Nyeri 

Obat-obat yang dapat mengurangi nyeri antara lain:
· | Golongan Para amino fenol à asetaminofen (Parasetamol ), fenasetin|  | Golongan Pirazolon à dipiron (antalgin)|
·  | Derivat Asam Salisilat à Aspirin, Benorilat, Diflunisal, Salsalat|         
1| Derivat.As.Fenamat à As.Mefenamat, Meklofenamat|
2| Derivat Asam Propionat à As.Tiaprofenat, Fenbufen, Flurbiprofen, Ibuprofen, Ketoprofen, Naproksen| 3| Derivat As.Fenilasetat à Diklofenak, Fenklofenak|

Sumber : http://www.farmasiku.com/index.php?target=categories&category_id=170

-------------------------------------------------
Analgesik
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Analgesik ialah istilah yang digunakan untuk mewakili sekelompok obat yang digunakan sebagai penahan sakit. Obat analgesik termasuk oban antiradang non-steroid (NSAID) sepertisalisilat, obat narkotika seperti morfin dan obat sintesis bersifat narkotik seperti tramadol. NSAID seperti aspirin, naproksen, dan ibuprofen bukan saja melegakan sakit, malah obat ini juga bisa mengurangi demam dan kepanasan. Analgesik bersifat narkotik seperti opioid danopidium bisa menekan sistem saraf utama dan mengubah persepsi terhadap kesakitan (noisepsi). Obat jenis ini lebih berkesan mengurangi rasa sakit dibandingkan NSAID. Analgesik seringkali digunakan secara gabungan serentak, misalnya bersama parasetamol dan kodein dijumpai di dalam obat penahan sakit (tanpa resep). Gabungan obat ini juga turut dijumpai bersama obat pemvasocerut seperti pseudoefedrin untuk obat sinus, atau obat antihistamin untuk alergi. Jenis-jenis obat analgesik ialah:

* Aspirin
* Asetaminofen
* Kodein

http://id.wikipedia.org/wiki/Analgesik

-------------------------------------------------
Aspirin
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
| Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.|

| Wikipedia Indonesia tidak dapat bertanggung jawab dan tidak bisa menjamin bahwa informasi kedokteran yang diberikan di halaman ini adalah benar. Mintalah pendapat dari tenaga medis yang profesional sebelum melakukan pengobatan.| |

|
Aspirin|
Tatanama IUPAC|
asam 2-asetilbenzoat|
Pengenal|
Nomor CAS| 50-78-2|
Kode ATC| A01AD05 Templat:ATC,Templat:ATC|
PubChem| 2244|
DrugBank| APRD00264|
Data kimia|
Formula| C9H8O4 |
Berat mol.| 180.157 g/mol|
SMILES| cari di eMolecules,PubChem|
Sinonim| 2-acetyloxybenzoic acid
acetylsalicylate
acetylsalicylic acid
O-acetylsalicylic acid|
Physical data|
Densitas| 1.40 g/cm³|
Titik lebur| 135 °C (275 °F)|
Titik didih|...
tracking img