Amazing Deal

Only available on StudyMode
  • Pages : 21 (5983 words )
  • Download(s) : 219
  • Published : April 15, 2011
Open Document
Text Preview
|

TUGAS MATA KULIAH: ANALISA LAPORAN KEUANGAN|
Amazing Deals Auto Mart:Financial Reporting and Analysisof Receivables and Securitization
|
|

Oleh:
Tamlikho
Wahyu Sudaryanto
Abraham Indra
Firman Putra

MAGISTER AKUNTANSI
UNIVERSITAS TRISAKTI
2011

ISSUES IN ACCOUNTING EDUCATION
Vol. 24, No. 1
February 2009
pp. 77-91
Amazing Deals Auto Mart:
Financial Reporting and Analysis
of Receivables and Securitization
Mahendra R. Gujarathi and Ralph J. McQuade

ABSTRACT: Amazing Deals Auto Mart (ADAM) adalah peritel nasional dari model mobil pre-owned kelas atas. Karena perubahan dalam industri dan ekonomi, manajemen senior berkaitan dengan perlambatan penagihan dan pinjaman macet, dan kekhawatiran ADAM akan memenuhi perkiraan laba alysts tahun 2005 yang disepakati. Anda diminta untuk menganalisis data piutang dan penyisihan piutang ragu-ragu untuk menilai kemungkinan manajemen laba. Anda juga diharuskan untuk melakukan analisis keuangan dua alternatif pembiayaan (sekuritisasi dan pinjaman sekuritas) yang sedang mempertimbangkan untuk ADAM memperoleh kas dari piutang dan untuk menentukan dampaknya terhadap laporan keuangan dan rasionya.

CASE
Amazing Deals Auto Mart (ADAM or the Company) adalah peritel nasional mobil pra-memiliki menjual kendaraan model kualitas tinggi keluaran terakhir, seperti Audi, BMW, Lexus, dan Mercedes. Perusahaan ini didirikan sepuluh tahun yang lalu oleh Greg Raines, CEO, dan go public lima tahun yang lalu. Operasi 31 superstore mobil bekas di 20 negara, dengan penjualan diproyeksikan melebihi $ 2 milyar pada 2005, ADAM dianggap sebagai perusahaan berkembang dan pemimpin dalam industri otomotif. Sejak saat IPO ADAM di tahun 2001, pendapatan dan laba hampir dua kali lipat.

Bisnis Otomotif ritel adalah sektor perdagangan ritel terbesar di US. Dengan penjualan tahunan lebih dari $ 1 triliun, terdiri dari sekitar 10 persen dari PDB. Dalam sektor otomotif, mobil eceran dengan strategi fokus penjualan mobil model terkini yang digunakan merek premium telah dilakukan dengan baik. Tidak hanya pasar untuk mobil digunakan dua kali bahwa mobil baru, juga kurang stabil selama periode perubahan suasana ekonomi. Margin kotor juga lebih tinggi pada penjualan kendaraan yang digunakan (11 persen-13 persen) dibandingkan dengan penjualan kendaraan baru (7 persen-8 persen). Dengan membaiknya ekonomi, pembeli yang pindah dari mobil yang digunakan untuk mobil baru akan diganti dengan pembeli yang sekarang bisa membeli mobil bekas model selanjutnya. Sejalan dengan itu, karena ekonomi memburuk, jumlah pembeli mobil baru yang bergerak dengan model akhir menggunakan mobil lebih dari mengimbangi jumlah pembeli mobil bekas yang tidak bisa lagi membelinya.

-------------------------------------------------
Mahendra R. Gujarathi is a Professor and Ralph J. McQuade is an Associate Professor, both at Bentley University.

The authors thank the editor, two anonymous reviewers, professors Marty Howe, Jay Thibodeau, and Gim Seow for their comments and suggestions on earlier versions of the case. We also thank students at Bentley University and the University of Connecticut for providing valuable feedback. 1 This section is based on Kellogg’s case, ‘‘U.S. Automotive Retailing in the mid-1990’s (A).’’ Available at: http: //www.kellogg.northwestern.edu/faculty/alnajjar/htm/Cases/Autoretailing%20(A).pdf.

ADAM membanggakan diri dalam menjalankan berkualitas tinggi yang dikelola secara profesional superstore mobil bekas. Perusahaan ini membuat mobil membeli sebuah pengalaman one-stop customer friendly. Semua kendaraan yang sangat kompetitif harga dan dijual atas dasar harga tetap. Persediaan perusahaan dapat dicari melalui situs ADAM atau pencarian melalui komputer di superstore masing-masing. Harga dibuat dengan jelas pada semua kendaraan dan bisa diganggu gugat. Harga Kompetitif tetap rencana perpanjangan garansi juga tersedia untuk pembelian. Penjualan konsultan yang tersedia untuk...
tracking img